1 Tahun Lebih Gedung Sekolah Ambruk, Siswa SDN Alassumur 01 Harap Bupati Bondowoso Segera Perbaiki

- Admin

Jumat, 11 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Gedung Sekolah di SDN Alassumur 1, Kecamatan Pujer ambruk sejak tahun lalu pada awal tahun 2021, sehingga siswa kelas IV Sekolah tersebut, minta Bupati Bondowoso Segera Adakan Perbaikan.

Sekolah ini, mengalami kerusakan nyaris 4 gedung kelas dengan 1 kelas ambruk parah, dari kelas III, IV, V, dan IV, hingga sebanyak 156 siswa kesulitan dalam melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akibat kejadian tersebut.

Subhan, siswa kelas kelas IV, melihat kondisi kelas di sekolahnya, meminta agar Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin agar segera memperbaiki.

Baca Juga:  PGRI Temukan Gaji Guru Honorer Tak Pantas, Keberpihakan Bupati Bondowoso pada Pendidikan Dipertanyakan

“Pak Bupati tolong kami, sekolah ini cepat diperbaiki biar belajar disini dengan nyaman” ujar Subhan pada media, Jum’at (11/10/2022).

Subhan mengeluh, sejak gedung sekolahnya ambruk, merasa terganggu karena menggunakan kelas lahin dan takut terjadi hal serupa dikemudian hari.

Akhirnya, Subhan berharap, pemerintah segera memperbaiki gedung yang sudah rusak dan yang berpotensi ambruk, supaya proses belajar lebih nyaman.

“Saya ingin tenang dan nyaman belajar disini, tidak takut lagi dengan kondisi gedung sekolah saya yang sudah rusak parah,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pengurus IPNU IPPNU Manding Resmi Dilantik

Menurut Penjaga Sekolah, Sastra Wiyanto mengatakan, sementara KBM dilakukan secara bergantian supaya tetap berjalan, meskipun tidak efektif.

“Sejak rusak siswa sekolah secara gantian, ada yang masuk pagi ada yang sore, menggunakan kelas yang bisa dipakai,” tuturnya.

Sastra Wiyanto meminta, agar gedung sekolah yang rusak segera ditangani karena efeknya sangat dirasakan dari semua elemen di sekolah.

“Untuk jadwal siswanya kurang teratur karena kelasnya terbatas, gurunya sendiri harus kerja ekstra, selain waktu kerjanya yang tambah lama juga tuntutan dari wali murid,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pasca Banjir Pancoran, Anggota Polres Bondowoso Laksanakan Kerja Bakti

Berita Terkait

Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP
Ketua DPRD Bojonegoro Diroasting Guru Madrasah, Pertanyakan Anggaran APBD Besar, Guru Madrasah Miskin Tak Dapat Insentif
Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan 40,4 Miliar untuk Beasiswa
KKN UNIJA Gelar Seminar Digital Marketing, Angkat Potensi Bawang Goreng Desa Basoka
Drama Beasiswa di Bojonegoro: Sudah Tanda Tangan Kwitansi, Kok Tiba-tiba Dibatalkan
Gerakan Ayah Ambil Rapor di Bojonegoro Mendapat Sorotan, Pertimbangkan Psikologis Siswa Yatim Piatu
Momen Hari Guru Perkuat Kedekatan Guru Dan Siswa MI NU 2 Grajagan Banyuwangi
Kepala Sekolah dan Guru Honorer yang Selingkuh Diminta Keluar dari Desa

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru