Forkopimda Jatim Dampingi Menko Marves dan Menkes Lakukan Pengecekan Penanganan Covid-19

- Admin

Sabtu, 14 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id Forkopimda Jawa Timur dampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI dan Menteri Kesehatan (Menkes) melakukan pengecekan di sejumlah tempat penanganan Covid-19 di Malang Raya, Jum’at (13/08/2021).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico, Kabinda Jatim, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, serta Forkopimda Malang Raya mendampingi kunjungan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menkes Budi Gunadi Sadikin di Malang raya.

Tempat pertama yang dikunjungi adalah Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kabupaten Malang. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pengecekan Isolasi Terpusat (Isoter) pasien Covid-19, bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Di ruang Isoter BPSDM Kota Malang terdapat 95 bed isolasi, terhitung tanggal 13 Agustus 2021 sudah terisi 84 pasien sehingga saat ini masih tersisa 11 bed.

Dalam kunjungannya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan untuk selalu terbuka dalam penanganan Covid-19, walaupun angkanya tinggi pasti akan sembuh dan mengalami penurunan.

“Jadi jangan khawatir mengenai angka biarkan saja tinggi. Nanti kalau sudah kita obati pasti turun,” ucap Luhut didampingi Forkopimda Jatim dan Forkopimda Malang Raya.

Baca Juga:  Polrestabes Surabaya Terima Penghargaan Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima

Lebih lanjut Luhut menjelaskan, bahwa kita tidak perlu malu mengenai hal ini, karena ini bukan aib. Penyakit ini bisa diatasi kalau kita tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Jadi isoter ini sangat penting, begitu nanti anda di-testing atau tracing, lalu anda kena. Ikut saja ke Isoter, disini ada dokternya, ada makannya, ada obatnya, pengecekannya, ada semua dan tidak menularkan ke keluarga kita,” ujar Luhut saat melakukan pengecekan di BPSDM Malang.

Luhut juga mengatakan, bahwa varian delta ini sangat berbahaya, bisa menyerang pernafasan. Jika masyarakat tidak tahu tiba saturasi oksigen sudah dekat 80, kalau itu terjadi sudah sulit ditolong, sehingga angka kematian tinggi.

“Kalau di rumah obatnya belum tentu ada, dokter enggak ada, Nakes tidak ada, ngurus saturasi oksigen tidak ada, oksigen sendiri kalau diperlukan tidak ada. Di sini semua ada,” kata Menko Marves.

“Jadi saya titip pada bapak ibu sekalian teman-teman media sampaikan dan juga Pemda, saya titip enggak perlu ada angka-angka yang ditutupin. Biar saja dibuka. Itu masalah kita ramai-ramai kok enggak ada yang salah. Yang salah kalau kita tutupin. Kalau kita buka kalau kita tarik patuh dengan protokol itu pasti turun,” timpalnya.

Baca Juga:  Sinergitas Pemprov Jatim dengan Polda Jatim Wujudkan SMAN 2 Taruna Bhayangkara

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berpesan dalam hal ini masyarakat tidak perlu takut untuk diswab, karena kalo ada yang kena, itu kemungkinan keluarga terdekat kemungkinan terpapar, itu bisa diswab.

“Karena kalo kita diswab, dan kita tahu hasilnya, itu bisa melindungi keluarga kita. Yang bahaya itu kalau tidak mau diswab jadi tidak tahu. Justru kalo diswab itu kita bisa tahu hasilnya tidak apa apa, penyakit ini cepet kok disembuhkan,” ujar Budi secara singkat.

Usai melakukan kunjungan di BPSDM, rombonga melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi di Poltekkes Kemenkes, Malang. Dengan target capaian vaksinasi kepada 2.400 masyarakat Malang Raya. Total Vaksinator berjumlah 85 tenaga kesehatan dari Poltekkes Kemenkes.

Selanjutnya rombongan juga melaksanakan pengecekan di RS Lapangan, Idjen Boulevard Polkesma, yang meliputi sarana dan prasarana serta jumlah ketersediaan bed occupancy rate (BOR). Sementara ketersediaan bed sebanyak 320, dengan pembagian 303 Bed OTG, 27 bed IGD atau pasien yang perlu penanganan intesnif. Namun, per 13 Agustus, keterisian bed sebanyak 271.

Baca Juga:  Warga Sapeken Sumenep Jatuh ke Laut Saat Mancing

Usai melakukan pengecekan di RS Lapangan, Idjen Boulevard Polkesma, rombongan juga melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi dosis I untuk ibu hamil dan dosis II untuk masyarakat di Puskesmas Dadaprejo, Batu.

Sasaran vaksinasi dosis I untuk ibu hamil sebanyak 90 dosis dan dosis II untuk masyarakat Dadaprejo Batu sebanyak 66 Dosis. Petugas tenaga kesehatan yang terlibat meliputi tenaga screening, registrasi dan vaksinator sebanyak 12 Nakes dari puskesmas Dadaprejo Batu.

Pengecekan Isoter juga dilakukan di YPPI Batu, untuk memastikan kesiapan tenaga kesehatan dan fasilitas pendukung, atau tempat tidur untuk merawat pasien isolasi covid-19, baik dengan gejala ringan maupun sedang secara terpusat.

Di YPPI Batu juga disiapkan tenaga kesehatan, diantaranya, Dokter sejumlah 2 personel dan Perawat sejumlah 19 orang. Sementara untuk tempat tidur yang tersedia sebanyak 164 bed, dan terisi 59 pasien isolasi.

Kegiatan diakhiri dengan pelaksanaan rapat koordinasi penanganan covid 19 di wilayah Malang Raya Bertempat di Makorem 083/Baladhika Jaya yang dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Jatim dan Forkopimda Kab/Kota Malang dan Batu.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo
Wakil Bupati Bojonegoro: Kurangi Pengangguran, Semua Pelatihan OPD Wajib Rekrut Peserta dari Pemegang Kartu AK-1

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru