Wanita asal Sumenep Ini Bertarif 500 Ribu Sekali Kenca

- Admin

Senin, 25 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – EAA (30), wanita muda asal Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep menjajakan Pekerja Seks Komersial (PSK) via WhatsApp bertarif 500 ribu.

Aksinya sebagai muncikari ini terbongkar berkat informasi masyarakat ketika Unit Resmob Polres Sumenep melakukan penyelidikan di wilayah Kecamatan Batuan pada Selasa (12/01) lalu.

Waktu itu, petugas mendapat informasi bahwa di salah satu kos-kosan yang berada di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan sedang terjadi transaksi pelacuran.

Sehingga, petugas Unit Resmob Polres Sumenep langsung mendatangi lokasi dimaksud untuk melakukan penggerebekan.

Baca Juga:  Akhir Pelarian Hendra Subrata, Buronan Kasus Percobaan Pembunuhan di Tahun 2008

“Ternyata benar, saat Unit Resmob menggerebek salah satu kamar kos mendapati seorang laki-laki dan perempuan sedang melakukan persetubuhan,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman, Rabu (20/01/2021) pagi.

Ketika keduanya diinterogasi, si laki-laki mengaku ditawari perempuan yang dipakainya oleh EAA via WhatsApp, dengan tarif Rp 500 ribu sekali main.

Akibat perbuatannya, EAA berikut barang bukti berupa 3 unit HP dan uang tunai sebesar Rp 700 ribu langsung diamankan petugas Unit Resmob Polres Sumenep.

Tersangka dikenakan penerapan Pasal 296 dan atau Pasal 506 KUH Pidana dengan ancaman pidana kurungan paling lama 1 tahun 4 bulan. (e-kabari)

Baca Juga:  Dicelurit Warga Karangbudi, Warga Sumenep Mulutnya Robek

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Polda Jatim Ungkap Arisan Online Fiktif, Transaksi Capai Rp 71 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru