Wanita asal Sumenep Ini Bertarif 500 Ribu Sekali Kenca

- Admin

Senin, 25 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – EAA (30), wanita muda asal Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep menjajakan Pekerja Seks Komersial (PSK) via WhatsApp bertarif 500 ribu.

Aksinya sebagai muncikari ini terbongkar berkat informasi masyarakat ketika Unit Resmob Polres Sumenep melakukan penyelidikan di wilayah Kecamatan Batuan pada Selasa (12/01) lalu.

Waktu itu, petugas mendapat informasi bahwa di salah satu kos-kosan yang berada di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan sedang terjadi transaksi pelacuran.

Sehingga, petugas Unit Resmob Polres Sumenep langsung mendatangi lokasi dimaksud untuk melakukan penggerebekan.

Baca Juga:  Peringati Hari Pengayoman ke-79, Kemenkumham Jatim Beri Layanan Hukum di CFD Surabaya

“Ternyata benar, saat Unit Resmob menggerebek salah satu kamar kos mendapati seorang laki-laki dan perempuan sedang melakukan persetubuhan,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman, Rabu (20/01/2021) pagi.

Ketika keduanya diinterogasi, si laki-laki mengaku ditawari perempuan yang dipakainya oleh EAA via WhatsApp, dengan tarif Rp 500 ribu sekali main.

Akibat perbuatannya, EAA berikut barang bukti berupa 3 unit HP dan uang tunai sebesar Rp 700 ribu langsung diamankan petugas Unit Resmob Polres Sumenep.

Tersangka dikenakan penerapan Pasal 296 dan atau Pasal 506 KUH Pidana dengan ancaman pidana kurungan paling lama 1 tahun 4 bulan. (e-kabari)

Baca Juga:  Hasil Hubungan Gelap, Perempuan di Sumenep Buang Bayinya di Gubuk

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB