Ulama Kota Mojokerto Dukung Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

MOJOKERTO, SUARABANGSA.co.id – Ketua PCNU Kota Mojokerto KH. Drs. M. Sholeh Hasan menyampaikan dukungannya, kepada Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

“Kami menerima dan menghormati penunjukan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo oleh Presiden Joko Widowo sebagai calon Kapolri,” terang KH. Drs. M. Sholeh Hasan.

Menurutnya, sosok Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mempunyai banyak prestasi. Mulai kasus surat palsu Djoko Tjandra. Dan turun memimpin pemulangan Djoko Tjandra yang sempat buron serta tidak ragu saat memproses kasus yang melibatkan dua jenderal polisi tersebut.

“Saya berdoa, Semoga Polri Kedepan semakin Profesional, Kuat dan Maju Demi Kejayaan NKRI,” harap Ketua PCNU Kota Mojokerto itu.

Sebelummnya, Presiden menerbitkan Surat presiden (surpres) yang berisi usulan calon Kapolri yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Ketua DPR Puan Maharani di gedung parlemen, Jakarta.

Ketua PCNU Kota Mojokerto KH. Drs. M. Sholeh Hasan dan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo
Ketua PCNU Kota Mojokerto KH. Drs. M. Sholeh Hasan dan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo

Dalam kesempatan tersebut, Puan didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Rachmat Gobel, dan Azis Syamsuddin.

Ketua DPR mengatakan, Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI, Kapolri diangkat dan diberhentikan Presiden dengan persetujuan DPR.

”Persetujuan akan diberikan sesuai dengan mekanisme internal DPR,” Kata Puan.

Komisi III DPR ditugaskan untuk melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Kapolri.

Selanjutnya, hasil fit and proper test dibawa dalam rapat paripurna untuk mendapatkan persetujuan dewan. Proses itu bakal berlangsung selama 20 hari.

”Terhitung sejak tanggal surat presiden diterima DPR,” terang Ketua DPR.

Baca Juga:  Ditreskrimum Polda Jatim Gerebek Transaksi Uang Palsu Dolar Amerika di Hotel

Leave a Reply