SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Sesaat setelah mendapat laporan adanya orang tenggelam di Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang pada Sabtu (19/12/2020) pukul 11.00 WIB, tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang langsung bergerak ke lokasi.
Pemberitaan media cyber suarabangsa.co.id yang dirilis sebelumnya bahwa, dua orang bocah perempuan yang meninggal dunia karena terseret derasnya arus sungai di wilayah setempat tersebut yakni, Najwa berusia 8 tahun dan Jesika berusia 6 tahun
“Memang benar tadi kami menerima laporan jika telah terjadi kejadian tenggelam dengan korban dua anak kecil,” kata Kepala BPBD Kabupaten Sampang, Anang Djunaidi dikonfirmasi melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Moh Imam.
Dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar keluarga korban tenggelam, kata dia, BPBD langsung memberikan bantuan berupa paket sembako kepada pihak keluarga korban. Menurutnya, bantuan tersebut sebagai ungkapan bela sungkawa atas musibah yang menimpa kedua korban.
“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi keluarga korban dan mampu meringankan beban untuk keluarga korban. Kami sadar, kehilangan orang tercinta tidak bisa tergantikan oleh apapun. Akan tetapi, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sampang, berupaya untuk hadir di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Imam.
Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada seluruh warga Sampang yang saat ini daerahnya mengalami banjir untuk selalu mengawasi putra – putrinya saat mandi di sungai maupun di lokasi banjir, karena ada titik titik yang dalam dan berbahaya.
“Kejadian itu membuat kita prihatin, kami juga mengingatkan agar selalu mengawasi anak-anak serta memberikan pembinaan agar berhati-hati saat mandi di sungai dalam keadaan banjir. Ini pembelajaran kepada siapa saja,” demikian Imam.
Sementara itu, Kepala Desa Prajjan Muwehid mengatakan, bahwa kedatangan tim dari BPBD bersama camat beserta dinas terkait lainnya sangat membesarkan hati para keluarga almarhumah. Ia mewakili keluarga korban merasa terharu atas perhatian pemkab yang membantu warganya.
“Kami ucapkan terimakasih atas bantuan dari BPBD Sampang untuk korban tenggelam warga Desa Prajjan. Terima kasih banyak kepada pemkab yang sudah memberikan perhatian kepada warga kami,” ujar Kades Prajjan usai dikonfirmasi.
Kepada keluarga korban, Muwehid mengajak untuk bersabar, karena apa yang terjadi merupakan musibah yang telah sudah ditetapkan oleh Allah.
“InsyaAllah kedua almarhumah mendapatkan tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah dan kembali ke sana sebagai sebaik-baiknya mukmin. Kepada keluarga yang ditinggal semoga diberikan kekuatan dan ketabahan. InsyaAllah pasti akan ada jalan terbaik yang sudah ditetapkan Allah,” tuturnya.
Untuk diketahui, tingginya intensitas hujan akhir-akhir ini mengakibatkan terjadinya banjir di sejumlah kawasan di Kabupaten Sampang. Kawasan yang mengalami banjir tersebut berada di bantaran sungai yang kerap meluap setiap terjadinya hujan. Tak hanya itu saja, beberapa tempat lainnya juga kerap manjadi langganan banjir karena buruknya saluran air.

















