BPBD Sampang Beri Bantuan Pada Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Desa Prajjan Camplong

- Admin

Sabtu, 19 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Sesaat setelah mendapat laporan adanya orang tenggelam di Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang pada Sabtu (19/12/2020) pukul 11.00 WIB, tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang langsung bergerak ke lokasi.

Pemberitaan media cyber suarabangsa.co.id yang dirilis sebelumnya bahwa, dua orang bocah perempuan yang meninggal dunia karena terseret derasnya arus sungai di wilayah setempat tersebut yakni, Najwa berusia 8 tahun dan Jesika berusia 6 tahun

“Memang benar tadi kami menerima laporan jika telah terjadi kejadian tenggelam dengan korban dua anak kecil,” kata Kepala BPBD Kabupaten Sampang, Anang Djunaidi dikonfirmasi melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Moh Imam.

Dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar keluarga korban tenggelam, kata dia, BPBD langsung memberikan bantuan berupa paket sembako kepada pihak keluarga korban. Menurutnya, bantuan tersebut sebagai ungkapan bela sungkawa atas musibah yang menimpa kedua korban.

Baca Juga:  Polres Sumenep Ringkus Warga Sampang

“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi keluarga korban dan mampu meringankan beban untuk keluarga korban. Kami sadar, kehilangan orang tercinta tidak bisa tergantikan oleh apapun. Akan tetapi, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sampang, berupaya untuk hadir di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Imam.

Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada seluruh warga Sampang yang saat ini daerahnya mengalami banjir untuk selalu mengawasi putra – putrinya saat mandi di sungai maupun di lokasi banjir, karena ada titik titik yang dalam dan berbahaya.

Baca Juga:  Ratusan Personil Polres Sampang Gelar Test Psikologi Bagi Anggota Pemegang Senjata Api

“Kejadian itu membuat kita prihatin, kami juga mengingatkan agar selalu mengawasi anak-anak serta memberikan pembinaan agar berhati-hati saat mandi di sungai dalam keadaan banjir. Ini pembelajaran kepada siapa saja,” demikian Imam.

Sementara itu, Kepala Desa Prajjan Muwehid mengatakan, bahwa kedatangan tim dari BPBD bersama camat beserta dinas terkait lainnya sangat membesarkan hati para keluarga almarhumah. Ia mewakili keluarga korban merasa terharu atas perhatian pemkab yang membantu warganya.

“Kami ucapkan terimakasih atas bantuan dari BPBD Sampang untuk korban tenggelam warga Desa Prajjan. Terima kasih banyak kepada pemkab yang sudah memberikan perhatian kepada warga kami,” ujar Kades Prajjan usai dikonfirmasi.

Baca Juga:  Semarak Hari Santri Nasional 2021 PC NU Sumenep Gelar Lomba Baca Kitab Kuning Hingga Lomba Tiktok

Kepada keluarga korban, Muwehid mengajak untuk bersabar, karena apa yang terjadi merupakan musibah yang telah sudah ditetapkan oleh Allah.

“InsyaAllah kedua almarhumah mendapatkan tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah dan kembali ke sana sebagai sebaik-baiknya mukmin. Kepada keluarga yang ditinggal semoga diberikan kekuatan dan ketabahan. InsyaAllah pasti akan ada jalan terbaik yang sudah ditetapkan Allah,” tuturnya.

Untuk diketahui, tingginya intensitas hujan akhir-akhir ini mengakibatkan terjadinya banjir di sejumlah kawasan di Kabupaten Sampang. Kawasan yang mengalami banjir tersebut berada di bantaran sungai yang kerap meluap setiap terjadinya hujan. Tak hanya itu saja, beberapa tempat lainnya juga kerap manjadi langganan banjir karena buruknya saluran air.

Berita Terkait

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN
DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Senin, 21 September 2026 - 12:26 WIB

HUT ke-104 PSHT Bojonegoro: Diikuti Ribuan Anggota, Diapresiasi Bupati dan Ketua Cabang

Minggu, 20 September 2026 - 13:57 WIB

Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning

Berita Terbaru