Parkir Liar di Puskesmas Kedungdung Sampang Dibiarkan Merajalela, Siapa Ambil Untung?

- Admin

Rabu, 28 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Puluhan kendaraan yang didominiasi sepeda motor setiap hari pasaran yakni hari Minggu, Selasa dan Jum’at bebas terparkir secara liar di halaman Puskesmas Kedungdung. Akibatnya, pelayanan kesehatan ditempat tersebut menjadi terganggu. Ironisnya, hingga kini praktik parkir liar itu tidak ada tindakan tegas dari instansi terkait dan terkesan dibiarkan.

“Kami tetap mengikuti aturan dari Dinas Kesehatan yang tidak mengijinkan ada parkir liar dihalaman Puskesmas. Tentunya, dalam hal ini kami perlu bantuan aparat keamanan, karena itu sudah ranahnya pihak Dinkes dan juga keamanan,” kata Zahruddin, Kepala Puskesmas Kedungdung, Rabu (28/10/2020).

Baca Juga:  Tersangka Pelaku Pungli Pasar Lenteng, Seorang ASN dan Dua PHL Diancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Pihaknya, kata dia, hanya ingin pelayanan di puskesmas berjalan lancar, masyarakat nyaman dan tidak terganggu dengan adanya parkir liar kendaraan pengunjung pasar itu. Mengingat, terkadang pasien sendiri tidak kebagian tempat parkir.

“Padahal hasil rapat kemarin, pihak Forkopimcam dan dinas terkait menyepakati tidak mengijinkan adanya parkir liar. Tapi, kalau tidak ada tindakan tegas dan bantuan dari aparat keamanan, ya tetap saja oknum jukir tetap bandel. Padahal, ini sudah jelas menyalahi aturan,” tutupnya.

Menyikapi persoalan itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang Agus Mulyadi mengatakan bahwa, pihaknya akan melakukan pendekatan persuasif kepada tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga:  Jelang Libur Nataru, Petugas Pos Pam Camplong Sampang Lakukan Penyemprotan Disinfektan Hingga Bagikan Sembako

“Selain itu, juga akan difasilitasi tim lanjutan kabupaten untuk di mediasi dan akan melayangkan surat ke aparat keamanan, untuk diback up pengamanan,” kata Agus.

Saat ditanya jika oknum jukir tetap membandel dan memaksa membuka parkir liar dihalaman Puskesmas Kedungdung, Agus mengaku hal tersebut sudah menjadi ranah pihak keamanan setempat.

“InsyaAllah akan segera ada penyelesaian. Ini masih evaluasi, para pihak harus didudukkan kembali. Intinya kita mengedepankan pendekatan persuasif dan kebijakan lokal,” tandas Agus.

Sementara itu, Kapolsek Kedungdung, AKP Iqbal Gunawan saat dikonfirmasi dan disinggung terkait adanya parkir liar dihalaman puskesmas yang terkesan berbau premanisme. Ia mengaku hal itu bukan ranahnya, melainkan kewenangan pemerintah kabupaten.

Baca Juga:  Bantu Wilayah Kekeringan, Persatuan Wartawan Sampang Distribusikan Air Bersih

“Mohon maaf ya, saya tidak bisa berkomentar, karena parkir liar itu bukan bidang saya. Kalau saya berkomentar salah nanti dimarahi Pak Bupati. Saran saya langsung konfirmasi ke kepala puskesmasnya,” tutur Iqbal secara singkat.

Berita Terkait

Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Berita Terbaru