Jembatan Penghubung Antar Desa di Kedungdung Sampang Ambruk

- Admin

Rabu, 16 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Jembatan penghubung antar Desa di Dusun Laeran, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang akhirnya ambruk setelah diterjang banjir beberapa hari lalu. Sebelumnya, hanya pondasi jembatan yang longsor dan jembatan ditutup untuk penyeberangan.

Namun, pada Rabu (16/12/2020) sekitar pukul 19.11 WIB jembatan penghubung ini putus dan ambruk hingga tak bisa dilalui lagi, bahkan untuk pejalan kaki sekalipun. Imbasnya, aktivitas warga desa terganggu. Sebab jembatan itu merupakan akses utama warga.

Informasi yang dihimpun suarabangsa.co.id, kondisi ujung badan jembatan sepanjang dua puluh empat meter itu turun akibat runtuhnya beton penyangga. Warga sekitar memberi tanda menggunakan palang bambu agar tidak ada kendaraan yang melintas di jembatan yang menghubungkan antara Desa Deleman dan Desa Pasarenan tersebut.

Baca Juga:  Jelang Libur Akhir Tahun 2020, Ini Pesan Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang

Husairi, salah satu warga setempat menuturkan bahwa sebelumnya, jembatan itu dalam kondisi baik dan terawat. Menurut dia, ambruknya jembatan karena disebabkan oleh banjir dan debit air yang meningkat lantaran musim hujan yang melanda dalam beberapa pekan terakhir.

“Dalam beberapa hari ini, debit air sungai tinggi akibat hujan deras dan menggerus bagian penyangga jembatan hingga ambruk. Jembatan yang sudah ambruk ini sudah tidak bisa dilintasi lagi oleh warga,” kata Husairi, pemuda yang aktif di Forum Sampang Hebat saat dikonfirmasi oleh via WhatsApp.

Baca Juga:  Besok, Satgas Covid-19 Sampang Pastikan Panggil Mantan Kades Sejati Camplong

Dia menambahkan, jembatan sepanjang 24 meter yang ambruk akibat banjir ini jelas membuat masyarakat sekitar kesulitan. Sebab, jembatan tersebut merupakan infrastruktur vital bagi perekonomian warga.

“Jembatan ini penghubung dari Desa Deleman menuju Desa Pasarenan. Jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Terkait kondisi ini, pemuda yang juga Ketua Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kabupaten Sampang itu berharap agar Pemkab setempat segera ambil tindakan. Merespon keluhan masyarakat terkait putusnya jembatan. Ia menilai jembatan tersebut merupakan akses utama warga sekitar, sehingga harus segera diperbaiki.

Baca Juga:  LSM Laskar Merah Putih Tuding Dinas PUPR Sampang Main Mata Dengan Rekanan Nakal

“Sebelumnya sudah dilakukan pengecekan dari BPBD dan juga DPUPR. Semoga pemkab Sampang cepat membangunnya kembali. Mengingat jembatan ini dipergunakan oleh masyarakat untuk akses perekonomian,” tandasnya.

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB