Dinas Sosial Kabupaten Sampang Bantah Nenek Buwat Tak Dapat Bantuan

- Admin

Selasa, 5 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sampang membantah kabar yang menyebutkan seorang lansia miskin bernama Buwat (79) tak tersentuh bantuan.

Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Dinas Sosial Sampang, Imron menegaskan bahwa, warga Dusun Komis, Desa Komis, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang itu sudah pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Pada tahun 2018 silam, kami sudah pernah memberikan bantuan kepada Nenek Buwat untuk biaya hidup sehari hari dalam bentuk tunai sebesar Rp 2.500.000 melalui program bantuan individu yang tidak direncanakan,” kata Imron, Selasa (05/01/2021).

Baca Juga:  Hidup di Rumah Tidak Layak Huni, Pasutri di Pamekasan Ini Berharap pada Dermawan

Imron menyayangkan adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa nenek Buwat tidak mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah, khususnya Pemkab Sampang.

“Kemarin kami sudah ke rumah nenek Buwat dalam rangka silaturrahmi dan memberikan bantuan sembako untuk meringankan kebutuhan hidup sehari hari,” imbuhnya.

Imron menambahkan, terkait kondisi tempat tinggalnya yang tidak layak huni, dalam waktu dekat pihaknya akan berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat untuk memperbaiki tempat tinggal nenek Buwat.

“Bersama Baznas, nanti akan kami bantu untuk perbaikan tempat tinggalnya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Unit Lantas Polsek Bubutan Polrestabes Surabaya Lakukan Cipkon

Sebelumnya diberitakan, Buwat, nenek sebatang kara memerlukan bantuan karena hidupnya memprihatinkan. Untuk makan, nenek malang tersebut setiap hari mencari dan mengumpulkan sampah plastik.

Berita Terkait

Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro
VinFast Perluas Layanan Purnajual, Jaringan Servis Tembus 100 Outlet
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa
Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:05 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:23 WIB

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola

Berita Terbaru