Ditangkap di Probolinggo, Polres Sampang Ungkap Sosok Pembunuh Pria Bersarung di Bapelle

- Admin

Senin, 3 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Pelaku yang diduga melakukan pembunuhan di Dusun Melkok, Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, telah ditangkap pihak kepolisian.

Terduga pelaku berinisial H (38) tersebut ditangkap di wilayah Polres Probolinggo, pada Selasa (28/01/2025) kemarin.

Hal itu diungkap oleh Kapolres Sampang AKBP Hartono dalam press rilisnya, Senin (03/02/2025). Ia menyebut pelaku H diringkus oleh tim Opsnal Polres Sampang.

“(Ditangkap) sekitar pukul 19.00 WIB, pada saat berada di terminal Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Berdasarkan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, lanjut Hartono, pada Senin, (27/01/2025), tim Opsnal Satreskrim Polres Sampang melakukan penggeledahan rumah milik pelaku.

Baca Juga:  Seorang Remaja Asal Sokobanah Laok Tenggelam di Waduk Tlambah Karang Penang Sampang

“Namun, saat itu tim hanya mendapatkan celurit yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh korban dan didapat informasi bahwa pelaku melarikan diri ke Probolinggo,” ujarnya.

Setelah berhasil ditangkap, kata Hartono, pelaku dibawa ke Mapolres Sampang untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Ketika dilakukan introgasi, pelaku mengakui bahwa dirinya telah membunuh korban menggunakan celurit,” sebutnya.

Barang bukti berupa sebilah celurit yang digunakan pelaku serta pakaian korban juga telah diamankan untuk mendukung proses hukum lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 340 KUHP atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Baca Juga:  Sedekah Bumi di Desa Tapelan Kecamatan Kapas Bojonegoro Masih Dilestarikan

Korban Ditemukan Bersimbah Darah

Sebelumnya, diberitakan, warga Dusun Melkok, Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendadak heboh dengan penemuan mayat seorang pria bersimbah darah.

Korban bernama Yuhyi (36) warga setempat, ditemukan tergeletak di pinggir jalan dengan beberapa bekas luka senjata tajam dibagian tubuhnya, pada Senin (27/01/2025), sekitar pukul 10.00 WIB.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Polda Jatim Ungkap Sindikat Penipuan Emas Online, Korban Rugi Rp 3,7 Miliar
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Lima Terdakwa Kasus Korupsi BSPS di Sumenep Hadapi Replik dan Vonis Awal Agustus
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru