Tak Terima, Pria Sumenep ini Bunuh Suami Mantan Pacarnya

- Admin

Senin, 10 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Tersangka pembacokan berujung maut yang dilalukan oleh warga Desa Tenonan Kecamatan Manding, akhirnya berhasil diamankan pihak kepolisian setempat.

Pembacokan yang dialami Ahmad Wakid (41) salah seorang warga Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Sabtu (8/02) sekira 14.30 WIB.

Diketahui bahwa tidak sampai 1×24 jam tersangka menyerahkan diri ke Polsek setempat, setelah dilakukan pencarian oleh pihak kepolisian dan masyarakat setempat.

“Alhamdulillah pelaku penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia telah menyerahkan diri ke polsek manding, diantar oleh Kades Tenonan beserta keluarga tersangka,” jelas Kasubag Humas Polres Kabupaten, AKP Widiarti S.

Baca Juga:  Akan Gelar Acara Haul ke 4 Muassis Ponpes Atta'awun, Ini Rundown Acaranya

Tidak akan ada asap jika tidak ada api, begitu pepatah berkata. Kasus pembacokan tersebut bermotif kecemburuan, hingga motif dendam.

Menurut Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi menjelaskan saat melakukan jumpa pers bersama awak media bahwa ada motif dendam, Senin (10/02).

“Dari keterangan tersangka, bahwa memiliki dendam terhadap korban,” terangnya.

Menurut keterangan tersangka bahwa tersangka mempunyai dendam karena korban telah menikahi bekas pacar dari tersangka, oleh sebab itu tersangka nekat menghabisi nyawa korban dengan cara dibacok di bagian perut sebanyak tiga kali dengan menggunakan sebilah celurit, hingga mengakibatkan luka robek dalam hingga kehabisan darah, dan akhirnya korban meninggal dunia.

Baca Juga:  Peduli Lansia, Rumah Rakyat Sumenep Berikan Bantuan Rumah

“Tersangka selama tujuh bulan ia pacaran, lalu bekas pacarnya dinikahi oleh korban,” jelasnya.

Diketahui bahwa korban masih berstatus penganten baru, sebab usia pernikahannya dengan mantan pacar dari tersangka Ennan masih setengah bulan terhitung terakhir saat korban meninggal dunia.

Atas kejadian tersebut tersangka dikenakan pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya 7 tahun penjara.

Barang bukti yang dapat diamankan berupa, 1 buah celurit dengan panjang ± 47 cm terdapat bercak darah, 1 potong kaos warna coklat terdapat bercak darah (milik korban), 1 potong celana pendek warna biru (milik korban), 1 unit sepeda motor Honda jenis Beat CBS tahun 2017 warna hitam dengan nopol M 5804 WW.

Baca Juga:  HUT Ke-76 Kemerdekaan RI di Masa Pandemi, Ketua DPC PWRI Sumenep Ajak Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Polda Jatim Ungkap Arisan Online Fiktif, Transaksi Capai Rp 71 Miliar
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru