Sempat Lukai Petugas, Warga Petemon Kuburan Surabaya Ditembak Mati

- Admin

Kamis, 2 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Lantaran melawan petugas dengan mengunakan pisau penghabisa, pria inisial RW warga Petemon Kuburan Surabaya, di tindak tegas dan terukur hingga meninggal dunia.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan bahwa pria umur 29 itu terjerat kasus predaran pil happy five.

“Dalam penangkapan terhadap pelaku ini, dari hasil pengembangan yang kami tangkap dengan kasus pil happy five yang beberapa waktu lalu kami lakukan penangkapan,” ujarnya, Kamis (2/1) sekitar pukul 11.48 WIB.

Sebelumnya, pihaknya mendapatkan informasi, bahwa yang bersangkutan akan melakukan transaksi di daerah Petemon Surabaya, dengan berkat kerja keras anggota, pelaku berhasil diamankan.

Baca Juga:  Masih Banyak Pelanggar Prokes, Pemkab Sampang Dimungkinkan Bakal Terapkan UU Karantina Kesehatan

“Alhamdulillah berkat kerja keras anggota dan doa kita semua, tadi malam berashil amankan tersangka dan 50 setengah ons Narkotika jenis sabu-sabu,” kata Kombes Pol Sandi.

Setelah dilakukan penangkapan, anggota mencurigai, bahwa ada paket-paket yang lain, dan ada bukti-bukti catatan serta dari hasil pengembangan penyidikan, ada yang sudah bertransaksi sebelumnya dengan si inisial RW ini.

Dengan adanya hal tersebut, kemudian anggota melakukan pengembangan di wilayah Porong, tepatnya daerah Jabon, ternyata memang benar, akan di rencanakan menyerahkan barang kepada tersangka yang diatasnya atau bandarnya.

Baca Juga:  Jete Run Surabaya 2024 Sukses Dihadiri 3.300 Peserta dari Seluruh Indonesia

Namun keburu kecium sama petugas, sehingga si pelaku mencoba melawan petugas dengan mengunakan pisau penghabisan, sehingga anggota melakukan tindakan tegas, dan meninggal dunia.

“Anggota kami berusaha menyelamatkan nyawa pelaku, namun ketika perjalan menuju rumah sakit, ia meninggal dunia,” jalas Kombes Pol Sandi.

Dalam hal tersebut, ada dua anggota yang mengalami luka. Namun Ia memastikan keduanya baik-baik saja.

“Dari hasil penangkapan terhadap pelaku, total keseluruhan baanggotati sebanyak 1,5 kg sabu-sabu, dan 950 butir ekstasi beserta timbangan dan pisau penghabisan,” pungkas Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Lakukan Penanaman Pohon

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB