SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Kurang konsentrasi saat melakukan perjalanan, kendaraan Toyota Innova menabrak di depannya, di KM 758.800/B (3 KM menjelang exit sidoarjo 1 was tol porong arah Sidoarjo, Senin (25/11) sekitar pukul 05:45 WIB.
Kendaraan yang terlibat. Yakni, Toyota Innova reborn warna hitam, yang dikemudikan inisial WS (23) alamat Gelatik Timur, Glagahsari Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan.
Bersama kendaraan Toyota Innova warna hitam, yang dikemudikan inisial MM (22), alamat Kampung anyar, Kecamatan Sukolilo Jabung Kabupaten Malang.
Sedangkan kendaraan Truk Dinas angkatan Laut Kodiklatal warna biru Laut, yang dikemudikan inisial KH (38), alamat Jalan Yos sudarso Perum Lawang Indah N12, Bedali Lawang Malang.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim Kompol Dwi Sumrahadi Rakhmanto mengungkap kejadian tersebut, awal mulanya ketika semua kendaraan melaju beriringan dari Porong mengarah ke sidoarjo di lajur kanan dengan kecepatan diperkirakan 60 km/jam arus Lalu lintas ramai lancar.
“Setibanya di KM 758.800/8 Toyota Innova reborn mengurangi kecepatan dikarenakan kendaraan yang di depanya melakukan perlambatan (nihil di lokasi),” tutur Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim.
Masih dia, tiba-tiba kendaraan Toyota Innova tidak bisa antisipasi jaga jarak, sehingga menabrak kendaraan reborn tersebut.
“Dengan hal itu, terjadi, disusul dari belakang lagi kendaraan truk dinas AL tidak bisa antisipasi jarak sehingga menghindar ke kiri tetapi bak truk mengenai bodi kendaraan toyota innova,” ungkap Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim.
“Kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi innova dan truk Dinas TNI tidak konsentrasi serta tidak berusaha menjaga jarak aman antara kendaraan,” jelas Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim Kompol Dwi Sumrahadi Rakhmanto.
Dengan kejadian hal ini, Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan mengimbau kepada masyarakat agar supaya selalu berhati-hati dalam melakukan perjalanan.
“Tingkatkan kewaspadaan dalam berlalu lintas, Jadilah Pelopor berkeselamatan berlalu lintas, dan taatilah peraturan yang berlaku, karena kecelakaan berawal dari sebuah pelanggaran,” pesan Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan.

















