Kontroversi ‘Media Ecek-ecek’ di Medsos, Wakil Pimpinan DPRD Digeruduk Wartawan

- Admin

Rabu, 9 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Status di media sosial dari akun Facebook atas nama Indra Wahyudi Wakil Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) membuat kontrovensi.

Pasalnya statusnya pria yang juga menjadi DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur itu menyebutkan media ecek-ecek dengan diberi tanda petik.

Bahkan screnshot status itu sempat menyebar diberbagai media sosial lain, yakni Whatsapp. Isi status yang viral itu bertuliskan “Cara kerja anda yg baik sbg politisi akan terukur dan berbanding lurus dg hasil perolehan suara anda pada setiap perhelatan dan momentum politik : Pileg, Pilkades maupun Pilbup. Media “ecek2″ yg cenderung mendiskreditkan anda dalam setiap pemberitaannya tak akan mengalahkan popularitas anda di mata masyarakat,” demikian tulisan di status FB Indra Wahyudi.

Baca Juga:  Sedang Pesta di Dalam Room Karaoke, 15 Orang Ini Digerebek Polisi

Namun Indra Wahyudi terkesan mengelak saat dikonfirmasi atas status yang menyebutkan media ecek-ecek. Namun politisi dua periode dari Fraksi Partai Demokrat itu mengakui jika postingan itu ditulis oleh dirinya.

“Media-media yang keberadaannya tiba-tiba ada, satu minggu ada, satu minggu tidak ada. Saya berharap, kemudian tidak ada media yang seperti itu. Dalam tanda kutip, media ecek-ecek yang saya sebut disini adalah pertama, legalitas kelembagaannya tidak jelas,” terangnya kepada sejumlah awak media.

Selain itu Indra menyebutkan media ecek-ecek adalah media yang tidak memiliki legalitas yang jelas, semisal media yang tidak dinaungi PT sebagaimanan yang diamanatkan Undang-undang.

Baca Juga:  Kapolda Jatim: Selamat Datang dan Selamat PJU Baru

“Kemudian tidak ada identitas keberadaannnya, tidak jelas. Sebab, jika ini dibiarkan maka kredibilitas media yang formil, seperti media media lokal atau nasional yang sudah berdiri, ini akan menjadi imbas buruk dengan adanya media media yang seperti ini (ecek ecek, red),” terang dia.

Ketika disinggung media apa yang dimaksudnya. Indra mengelak untuk menyebutkan nama. Namun, diakuinya, media ecek-ecek tersebut, ada media lokal dan nasional.

“Oh tidak, jadi yang saya katakan seperti ini adalah kita sampaikan bahwa media, terlepas medianya ada di Sumenep, atau ada media yang  dibikin pusat. Saya tidak tahu. ada beberapa media yang tiba-tiba, satu minggu ada, satu minggu tidak ada. Muntaber bisa dibilang begitu. Nah, kalau ini dibiarkan dan kemudian dikonsumsi Publik, ini akan menjadi tidak baik bagi masyarakat,” ucap Indra.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Sumenep Minta OPD Maksimalkan Sisa Anggaran

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Berita Terbaru