Internal Komisi IV DPRD Sumenep Bergejolak?

- Admin

Jumat, 16 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Internal Komisi IV DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur dikabarnya bergejolak. Pasalnya, Sejumlah anggota dewan menginginkan adanya pergantian pimpinan komisi yang membidangi yang membidangi pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial ini.

Bahkan, informasi yang berhasil dihimpun media ini, rencana pergantian pimpinan itu sudah lama dihembuskan, namun kali ini yang cukup santer. Bahkan, kabarnya rencana reposisi itu sudah diusulkan ke meja pimpinan DPRD setelah ditandatangani beberapa anggota komisi.

Sumber di internal komisi IV menyebutkan, jika rencana pergantian itu sudah ditandatangi oleh 7 legislator dari jumalah 12 anggota dewan. Dengan begitu, ada 5 anggota dewan yang tidak ikut tanda tangan. Sementara alasan pergantian karena sudah berjalan 2,5 tahun sesuai dengan tata tertib (tatib).

Baca Juga:  Cegah Corona Meluas, Dinkes Sampang Gelar Rapid Test Massal di 4 Pasar Tradisional

Sementara nama yang diajukan adalah Abu Hasan sebagai Ketua, yang sebelumnya sebagai Sekretaris Husna, wakil Ketua dan Akhmad Jazuli sebagai Sekretaris. Ketiganya berasal dari Fraksi PKB, Fraksi PAN dan Fraksi Demokrat. Sementara Ketua komisi dijabat oleh Rozah Ardi Kautsar dari Fraksi NHS.

“Ya, proses pergantian ini sudah cukup serius dan sudah ditandatangani oleh anggota sudah diajukan ke pimpinan,” kata sumber media ini di internal komisi IV.

Dia menyebutkan, rencana pergantian itu karena sudah sesuai dengan tatib dan juga ketua dinilai tidak aktif. “Ini hanya keinginan sejumlah anggota, saya tidak tahu nanti seperti apa hasilnya. Kan harus dibacakan paripurna,” ungkapnya.

Baca Juga:  Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Suzuki Ertiga Seruduk Pohon Mahoni

Sementara Ketua Fraksi NHS Akis Jazuli enggan memberikan komentar dan merespon terkait masalah ini saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Dul Siam menampik ada rencana pergantian pimpinan komisi IV ini. Pihaknya mengklaim hanya sebatas riak-riak saja. “Biasa, itu kan hanya sebatas riak-riak saja, dinamika kok. Gak ada (Pergantian, Red),” katanya melalui sambungan telepon.

Menurutnya, koalisi yang dulu terbangun masih tetap solid. Dan, dia memastikan ada reposisi pimpinan komisi. “Lagian kan tidak mudah, riak riak itu biasa. Pergantian itu kan tetap harus melalui dan dibacakan di Paripurna,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dihantam Bus Akas, Kasubbag Program dan Data KPU Sumenep Meninggal Dunia

Ketua Fraksi PAN Gunaifi Syarif Arradhy juga belum bisa dikonfirmasi terkait masalah. Saat media ini menghubungi melalui telepon namun tidak ada respon, meski nada sambung pribadinya terdengar aktif.(MZ)

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru