DPRD Sumenep Minta Pemkab Buat Terobosan Baru Untuk Ramaikan Sektor Wisata, Tak Andalkan Ivent Musiman

- Admin

Sabtu, 20 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Sami'oeddin, salah satu anggota Komisi IV DPRD Sumenep

i

H. Sami'oeddin, salah satu anggota Komisi IV DPRD Sumenep

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Anggota DPRD Sumenep, Madura Jawa Timur KH Sami’oddien meminta Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk melakukan terobosan dalam meningkatkan pengunjung dalam sektor pariwisata.

Menurut politisi senior PKB tersebut, jika peningkatan sektor wisata hanya bergantung pada event yang sifatnya musiman itu kurang baik.

“Sehari setelah hari raya meningkat. Setelah itu ya kembali lagi sepi, ini kan musiman,” tutur pria asal Beraji Gapura tersebut, Jumat (17/04/2024).

Politisi PKB ini menilai sektor pariwisata harusnya bisa stabil dan selalu di kunjungi masyarakat, bahkan di hari-hari biasa.

Baca Juga:  Taman Tajamara Jadi Tempat UMKM Baru, Cara Pemkab Sumenep Tingkatkan Prekonomian Masyarakat

Kendati demikian, ia mengakui adanya event-event yang diselenggarakan musiman oleh Pemkab Sumenep di kawasan pariwisata, mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut kata dia, seperti popularitas Karapan Sapi di Kecamatan Saronggi dan Bluto, yang menjadi wadah masyarakat sekitar untuk menambah penghasilan dengan berjualan di dekat area kegiatan.

“Iya, musiman. Cuma ekonomi, UMKM oke. Tapi, coba lihat setelah satu minggu,” ujarnya.

Untuk itu, Sami’ berharap pemerintah bisa membuat berbagai inovasi dan kreatifitas, agar tempat-tempat wisata di Sumenep memiliki daya tarik, yang membuat pengunjung bisa terus berdatangan, setiap harinya.

Baca Juga:  Beda Pernyataan Humas Polres Sampang dan Ayah Korban yang Tewas Tenggelam di Kolam Renang SWP

“Perlu ada inovasi supaya destinasi wisata tetap ramai,” pungkasnya.

Penulis : Hairul

Editor : Putri

Berita Terkait

Duta Wisata Kange Yune Tahun 2025 Bojonegoro, Diharapkan Jadi Daya Tarik Wisatawan
Disporapar Pamekasan Tidak Bisa Berbuat Banyak pada Wisata Talang Siring
Tanggapi Keluhan Pokdarwis, Disporapar Pamekasan: Kami Tak Bisa Berbuat
Sepi Pengunjung, Tempat Wisata Talang Siring Butuh Perhatian Khusus dari Pemkab Pamekasan
Rusak Sejak Tahun Lalu, Wisata Adi Rasa Pamekasan Belum Juga Diperbaiki
Taman Tajamara Jadi Tempat UMKM Baru, Cara Pemkab Sumenep Tingkatkan Prekonomian Masyarakat
Mau Berlibur ke Pamekasan, Berikut 5 Rekomendasi Wisata Pantai yang Instagramable
Florawisata San Terra, Objek Wisata Recommended yang Lagi Viral di Batu Malang

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:30 WIB

PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:56 WIB

Pimpin Upacara Hari Otoda dan Hari Pendidikan Nasional, Bupati Bojonegoro Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:26 WIB

Komisi A Beri Tenggat Waktu, Soroti Hak User, Legalitas Proyek hingga Dugaan Pungutan Tambahan Rp10 Juta, Polemik Perumahan Klampok

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:29 WIB

Babak Baru Sengketa TKD Belun: Kades Jono Sebut Status Tanah ‘Celengan’ kegunaan Tergantung Kebijakan Desa

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB

Daerah

PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:30 WIB