LUMAJANG, SUARABANGSA.co.id – DPRD Kabupaten Luamjang menyatakan sikap terkait kasus kejahatan bisnis skema piramida yang sedang ditangani Tim Cobra Polres Lumajang.
Mereka menyatakan siap mendukung penuh Kapolres Lumajang bersama Tim Cobra agar segera menyelesaikan kasus tersebut, Sabtu (21/09).
H. Anang Akhmad Syaifuddin, selaku Ketua DPRD Kabupaten Lumajang menyatakan sangat mendukung langkah Kapolres Lumajang untuk memberantas kasus ini hingga ke akarnya.
“Kami tahu bahwa Q-NET adalah sebuah perusahaan besar yang menggurita dan memiliki uang, namun menjalankan bisnisnya dengan cara membohongi masyarakat,” terangnya.
Ia menambahkan, hal itu harus diberantas. Pihaknya sangat mendukung kapolres Lumajang. Pihaknya juga telah fakta di lapangan bahwa masyarakat terlilit hutang di mana mana.
“Bahkan mereka juga menjual sapi, kendaraan bermotor maupun sawah mereka lantaran ingin bergabung dengan perusahaan tersebut lantaran termakan oleh doktrin yang dibangun oleh perusahaan Q-Net. Dan hal ini telah berjalan secara masif, sistematis dan juga terstruktur,” terangnya.
Dalam pernyataannya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban berterima kasih kepada seluruh elemen yang telah mendukung dirinya.
“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung kami dalam kasus ini. Setelah dukungan masyarakat lumajang yang turun kejalan, kali ini dukungan dari DPRD Kabupaten Lumajang sangat kami apresiasi karena menambah moril kami menyidik kasus ini sampai tuntas,” ucapnya.
Ia menambahkan, pihaknya akui cukup pelik menangani kasus ini, karena mereka menggunakan layering.
“Selama ini yang kita ketahui adalah QNet tapi ternyata di belakangnya ada PT Amoeba Internasional,” terang pria yang menyelesaikan pendidikan S1 di UNS Solo itu.

















