Seekor Ikan Hiu Paus Tutul Mati di Pesisir Pantai Pasirian Lumajang

- Admin

Rabu, 11 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, SUARABANGSA.co.id – Ikan hiu paus tutul berukuran panjang sekitar 6 meter dan lebar 1 meter ditemukan terdampar di pinggir pantai Dusun Krajen, Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Rabu (11/9).

Saat diketemukan paus iru dalam keadaan masih hidup, selang beberapa saat akhirnya ikan malang itu akhirnya mati karena dimungkinkan terlalu lama berada di pesisir pantai.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh masyarakat Dusun Kajaran yang rumahnya dekat pesisir, yang saat itu melihat ada benda besar dan setelah didekati ternyata seekor ikan paus.

Baca Juga:  Pocil Polres Lumajang Dan Little Army Kodim 0821 Bangun Sinergitas

Selanjutnya setelah diperhatikan beberapa saat ikan tidak bergerak sama sekali, lalu masyakat yang menemukan iru menghubungi Kepala Dusun Siyo dan diteruskan menghubungi Polsek Pasirian.

Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhammad Arsal Sahban mengatakan bahwa mendengar kabar tersebut, Kapolsek Pasirian didampingi Danramil serta anggota SKD mendatangi TKP.

“Ditinjau dari keadaannya, paus sepanjang 6 meter ini masih utuh dan segar karena terseret ombak pasang dan akhirnya terdampar,” papar Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban.

AKBP Arsal menambahkan, kejadian tersebut merupakan keduanya kalinya. Kali ini ukuran pausnya lebih kecil dari sebelumnya, dan indikasi sementara Paus ini terseret gelombang air pasang sehingga terdampar di pesisir pantai lalui mati akibat dehidrasi.

Baca Juga:  Bupati Probolinggo Serahkan SK Pengangkatan PPPK

“Kami akan mengawasi bangkai paus ini, agar tidak dieksploitasi oleh warga dan tetap utuh hingga pihak instansi terkait datang guna evakuasi bangkai ikan Hiu Paus ini,” ungkap Arsal yang juga merupakan alumnus S3 Universitas Padjajaran Bandung angkatan 2010.

Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiarto menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak BBKSD untuk mengevakuasi bangkai paus tersebut.

“Seperti perintah kapolres juga, saya akan mengamankan bangkai paus agar tidak diambil oleh masyarakat sekitar,” pungkas Agus.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru