Bupati Probolinggo Ikuti Rakor Pengendalian Transportasi

- Admin

Selasa, 4 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengiikuti rapat koordinasi (rakor) virtual tentang pengendalian transportasi pada masa Idul Fitri 1442 Hijriyah disituasi pandemi.

Rakor tersebut digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara virtual. Bupati Probolinggo mengikuti rapat di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Senin (03/05).

Turut serta dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo serta jajaran TNI/Polri dan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga:  Dewan Kesenian Sumenep Siapkan Pagelaran Seni Hari Santri 2022

Rakor pengendalian transportasi Idul Fitri 1442 H ini merupakan tindaklanjut dari yang telah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terkait dengan larangan mudik yang nantinya dikhawatirkan menimbulkan penyebaran virus Covid-19. Antisipasi ini merupakan langkah terbaik dan selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Presiden Joko Widodo menegaskan untuk hati-hati dengan mudik lebaran. Survey tentang mudik, sebelum dilakukannya larangan mudik lebaran sebanyak 89 juta orang atau 33 persen dari jumlah penduduk di Indonesia. Pada saat diberlakukannya larangan mudik mengalami penurunan hingga 11 persen.

Baca Juga:  Keluarga Jemaah Haji asal Probolinggo Tidak Diperbolehkan Menjemput ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya

“Setelah dilakukannya sosialisasi larangan mudik mengalami penurunan 7 persen. Harus terus disampaikan larangan mudik agar supaya dapat mengendalikan penyebaran Covid-19,” katanya.

Sementara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi agar ketentuan larangan mudik dapat dilaksanakan secara konsisten di lapangan.

“Adanya soliditas aparat, kepatuhan masyarakat serta kekompakan stakeholder pusat dan daerah merupakan sebuah kunci keberhasilan dalam memerangi Covid-19,” ungkapnya.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB