Warga Kolpo Tolak Tim Medis Covid-19, Bupati Busyro Angkat Bicara

- Admin

Rabu, 8 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Kedatangan petugas medis Covid-19 Kabupaten Sumenep mendapatkan penolakan warga Desa Kolpo, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep pada Senin 06 Juni 2020.

Penolakan tim medis yang dilakukan warga Desa Kolpo tersebut, dilakukan saat Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Sumenep menyatakan salah satu warga Kolpo positif Covid-19.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Sumenep KH. Abuya Busyo Karim angkat bicara, pihaknya menegaskan bahwa minimnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya penularan Covid-19

Selain itu, pemerintah dituntut telaten dan sabar dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait virus baru itu.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Laksanakan Sosialisasi Peraturan Cukai

“Jadi tidak bisa langsung menyalahkan pihak Pemerintah Desa, karena ini tugas bersama antar lintas sektor,” uajarnya Selasa (07/07).

KH. Busyro melanjutkan, bahwa masyarakat tidak cukup hanya diminta supaya sadar serta memahami benar terhadap virus Covid-19, namun menurutnya, ketegasan dari Pemerintah Daerah (Pemda) juga sangat diperlukan.

Pihaknya juga mengatakan, bahwa pemerintah setempat akan berupaya maksimal agar kejadian yang sempat menghebohkan masyarakat Sumenep itu, tidak terulang kembali.

“Pemda akan terus berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Desa (Pemdes),” tegasnya.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Resmikan Unit Siaga SAR, Tindakan Penyelamatan Diharapkan Lebih Cepat

Bupati dua periode itu juga menyampaikan, bahwa hal tersebut juga merupakan tantangan bagi pemerintah Sumenep dalam terus memberikan pengetahuan serta pemahaman terkait Covid-19. Bahkan pihaknya juga menilai masyarakat Sumenep masih paguyuban dan belum bisa berpikir rasional dalam mengahadapi wabah Covid-19.

Tidak hanya itu, politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, berharap semua Pemerintah Desa juga turut serta memberikan pemahaman terkait Covid-19.

“caranya harus juga berusa semaksimal mungkin dalam mencegah penularan virus Corona,” tutupnya.

Berita Terkait

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi
​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:48 WIB

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Jumat, 11 September 2026 - 22:17 WIB

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro

Selasa, 8 September 2026 - 10:23 WIB

Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:12 WIB

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru

Mimi Owner SRJ Rogojampi

Daerah

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:48 WIB