DPC PPP Sumenep Inginkan Rekom dari DPP Segera Turun

- Admin

Rabu, 1 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hingga kini masih belum mengeluarkan rekomendasi cabup dan cawabup dalam Pilkada Sumenep.

Padahal, Pilkada Sumenep rencananya akan digelar pada Desember nanti, serebtak dengan sejumlah daerah lain. Sejumlah partai telah mengeluarkan rekomendasinya terhadap calon.

Sekretaris DPC PPP Sumenep, M Syukri mengatakan bahwa turunnya rekom menjadi kebutuhan mendesak dalam rangka menentukan arah konsolidasi maupun koalisi dengan parpol lain.

Menurutnya, apapun keputusan DPP PPP tetap akan diikuti.

“Terkait rekom partai itu, saya sebagai kader partai juga ingin agar rekom itu cepat diturunkan. Karena ini kan bisa mempercepat langkah konsolidasi terhadap kader siapa yang diusung dan siapa yang di rekomendasikan,” terang M Syukri, Rabu (1/07).

Baca Juga:  Viral Video Resepsi Pernikahan di Atas Kuburan, Warganet: Sudah Parah Ini Orang

Sukri juga enggan berspekulasi soal siap yang akan direkom oleh PPP. Menurutnya itu bukan kewenangan dari DPC PPP. Sebagai kader partai di bawah, semua terkait rekomendasi, termasuk ranah DPP.

“Artinya kita tugasnya kemarin sudah merekrut dan melakukan pendaftaran kemudian kita ajukan ke DPW dan DPP. Persoalan nanti siapa yang akan direkom oleh partai, kita tidak ikut sudah. Mereka yang mengkaji, menelaah dengan pertimbangan-pertimbangan sesuai dengan ideologi partai,” sambungnya.

Ditanya kebenaran Kabar bahwa PKB merapat kepada PPP, M Sukri tidak tidak membenarkan pun tidak menyalahkan kabar tersebut. Sebab, dalam politik, kemungkinan koalisi parpol bisa saja terjadi dengan partai lain.

Baca Juga:  Agus Dita Pratama dan Nafik Sahal Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bojonegoro

“Sampai saat ini, saya tidak bisa mengatakan benar atau tidak. Soalnya rekom itu masih belum turun. Jadi kan rekom belum, jadinya kita tidak bisa mengatakan bahwa itu benar gitu lho,” terangnya.

“Dan bisa saja, siapa saja berasumsi, siapapun mengklaim, bahwa PPP kayak gini, itu, kan sah. Tapi kalau sampai saat ini masih belum ada kepastian lah itu dengan siapa. Karena yang dinamakan komunikasi politik itu dengan partai apapun pasti berkomunikasi,” tegasnya.

Sebelumnya, Pengamat Politik, Ajimuddin menanggapi molornya rekom PPP mengatakan, Berangkat dari pengalaman baik, Pilkada 2004, semestinya DPP PPP lebih cepat dalam membuat keputusan terkait formulasi politik masa depannya di kota santri ini.

Baca Juga:  KPU Sumenep Gelar Tes Tulis Calon Anggota PPS, 3.994 Peserta Berebut Jatah 1.002 Slot

“Koalisi menjadi keniscayaan bagi PPP Sumenep. Dengan 7 kursi, ia masih membutuhkan tambahan 3 kursi untuk mencapai 20% suara parlemen. Ini cukup mudah dilakukan dengan menggandeng Nasdem dan Demokrat plus PKS jika koalisi ideal PPP – PKB tidak bersedia ada di sudut pandang yang sama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349
Semarak Puncak HJB ke-349: Diwarnai Tari Kolosal Mliwis Putih dan Sayembara Balon Berhadiah Kambing
Api Abadi Jangan Padam! Setyo Wahono Patok Target Ekstrem Sebelum Masa Jabatan 2029 Habis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB