Jemaah Masjid Jamik Sampang Mendadak Meninggal Dunia

- Admin

Selasa, 7 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id – Salah seorang jemaah masjid Agung Sampang, Madura, Jawa Timur mendadak meninggal dunia saat shalat magrib, Selasa (07/04).

Salah satu takmir masjid membuka CCTV dan melihat bahwa yang bersangkutan berjalan tiba-tiba terhenti dan kemudian tersungkur, baru dihampiri oleh jemaah lain.

“Memang posisinya shalat belum dimulai, akan tetapi sudah iqomah. Saya melihat dia (Almarhum) mau masuk shof, saya lihat di CCTV korban jalannya lemas,” terangnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Wakapolres Sampang Kompol Muhammad Lutfi mengatakan, Pihaknya langsung menuju lokasi saat mendapatkan informasi dari pihak rumah sakit.

Baca Juga:  Wakapolda Jatim Tinjau Ruang Pelayanan Publik Polri

“Setelah mendapat telepon, kami langsung ke TKP dan langsung mensterilkan masjid dengan menyemprotkan cairan disinfektan,” jelasnya.

Wakapolres belum bisa memberikan kepastianan terhadap korban karena masih dilakukan visum di rumah sakit.

“Kita tunggu saja hasil otopsi dari rumah sakit Kabupaten Sampang. Biar masyarakat tidak berspekulasi sendiri,” imbuhnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi kejadian tersebut.

“Kami himbau kepada masyarakat untuk tidak panik atau resah, kita tunggu saja hasilnya nanti,” sambungnya.

Dokter Ricardo yang menangani korban di rumah sakit belum bisa memberikan statement karena masih menunggu hasil visum.

Baca Juga:  Curi Air PDAM, Oknum Pelaksana Proyek di Jalan Pangilen Sampang Dilaporkan ke Polisi

“Kami tidak bisa memberikan statement namun mengarah ke ke jantung karena yang bersangkutan mempunyai riwayat jantung,” pungkasnya.

Berita Terkait

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru