BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Perjalanan seorang legislator tidak hanya diukur dari intensitas keikutsertaannya dalam ruang sidang, melainkan juga dari konsistensi hadir, mendengar, dan memperjuangkan aspirasi warga.
Nilai inilah yang mengantarkan Sally Atyasasmi, legislator perempuan Partai Gerindra di DPRD Kabupaten Bojonegoro, meraih penghargaan “The Inspiring Legislator” pada ajang apresiasi media massa lokal terkemuka tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 media harian regional tersebut.
Apresiasi ini diberikan atas kiprah dan dedikasi Sally sebagai pemimpin perempuan di lembaga legislatif, khususnya dalam mengawal kebijakan pembangunan serta memperjuangkan kebutuhan masyarakat Bojonegoro.
Bagi Sally, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan pengingat bahwasanya amanah sebagai wakil rakyat harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata.
“Penghargaan ini tentu saya syukuri. Namun, bagi saya ini bukan tentang diri pribadi, melainkan pengingat bahwa masih banyak pekerjaan dan aspirasi masyarakat yang harus diperjuangkan,” ujar Sally.
Politikus Partai Gerindra tersebut menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan fungsi legislasi dengan persoalan riil warga.
Menurutnya, wakil rakyat harus aktif berinteraksi di luar ruang formal agar mampu menyerap fakta lapangan. Kebijakan yang berkualitas, lanjut Sally, berawal dari pemenuhan kebutuhan nyata masyarakat.
“Tugas kami adalah melayani, mendengar, hadir, serta memperjuangkan solusi atas persoalan warga. Di situlah esensi menjadi wakil rakyat,” tuturnya.
Ia juga menggarisbawahi krusialnya keterwakilan perempuan di panggung politik. Keterlibatan perempuan dinilai membawa perspektif yang memperkaya penyusunan kebijakan, terutama pada sektor ketahanan keluarga, pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, hingga pemberdayaan masyarakat desa.
Sally mendorong perempuan di Bojonegoro untuk berani mengambil peran strategis di ruang publik.
“Kita dapat memulai dari lingkup terdekat dan persoalan di sekitar kita. Kuncinya adalah kemauan untuk hadir dan bergerak,” kata Sally.
Menutup pernyataannya, Sally menyampaikan apresiasi kepada media penyelenggara yang konsisten mengawal arus informasi publik selama 27 tahun. Ia berharap penghargaan ini menjadi pemantik semangat untuk terus mengabdi.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran insan pers penyelenggara. Semoga penghargaan ini menjadi energi bagi saya untuk terus belajar, mendengar, dan bekerja demi kemajuan Bojonegoro,” pungkasnya.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















