Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

- Admin

Sabtu, 29 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mendukung rencana Survei Seismik Darat 2D Lamturo yang menyasar 17 kecamatan di wilayah setempat.

Kegiatan ini merupakan langkah awal eksplorasi untuk menemukan cadangan minyak dan gas bumi (migas) baru guna menjaga keberlanjutan energi serta penerimaan daerah.

Selain di Bojonegoro, survei eksplorasi ini juga akan mencakup dua kabupaten tetangga, yakni Lamongan dan Tuban.

Rencana teknis kegiatan tersebut dipaparkan dalam acara sosialisasi di Ruang Angling Dharma, Jumat (28/8/2026). Forum ini digelar untuk memberikan pemahaman kepada pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat terkait metode, jadwal, serta aspek teknis pelaksanaan survei di lapangan.

Analis Senior Departemen Operasi SKK Migas, Misbachul Munir, menjelaskan bahwa survei seismik 2D bertujuan untuk memetakan kondisi bawah permukaan bumi sekaligus mengidentifikasi potensi struktur migas.

Baca Juga:  Gerbong Mutasi Pemkab Sampang Kembali Bergerak, Kepala DPMD Bergeser

“Survei Seismik 2D ini adalah salah satu upaya dalam rangkaian panjang pencarian cadangan migas. Tujuannya memetakan kondisi bawah permukaan bumi dan melihat potensi yang dapat dieksplorasi lebih lanjut,” ujar Misbachul.

Ia menambahkan, operasional survei akan berinteraksi langsung dengan lingkungan dan masyarakat. Oleh karena itu, SKK Migas mengharapkan dukungan penuh dari pemkab, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat demi kelancaran kegiatan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menekankan pentingnya komunikasi yang transparan kepada warga. Ia mengingatkan bahwa survei seismik baru sebatas tahap pendeteksian awal dan belum menjamin adanya kegiatan produksi migas di masa depan.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Bantuan, Bupati Bojonegoro Sebut Keberhasilan Penuntasan Kemiskinan Adalah Perubahan Mindset dan Naik Kelas Ekonomi

“Survei ini baru tahap mendeteksi kemungkinan potensi. Melalui sosialisasi ini, kami berharap metode, mekanisme, dan jadwalnya dijelaskan secara rinci agar masyarakat paham,” kata Nurul.

Nurul juga menyoroti urgensi eksplorasi baru untuk mengatasi penurunan produksi migas di Bojonegoro. Pada puncak produksinya di tahun 2021, Bojonegoro mampu menghasilkan sekitar 231.000 barel per hari (bpd). Namun, angka tersebut kini menyusut ke kisaran 157.000 bpd.

Penurunan produksi ini berdampak langsung pada Dana Bagi Hasil (DBH) Migas Bojonegoro. Penerimaan DBH Migas yang sempat menyentuh Rp4,5 triliun pada masa puncak, kini turun menjadi sekitar Rp2,8 triliun pada periode 2025–2026. Penurunan ini menjadi tantangan bagi kemampuan fiskal daerah dalam membiayai pembangunan.

Baca Juga:  Satpol PP Sampang Gencar Lakukan Patroli dan Sosialisasi Penertiban PKL

Pemkab Bojonegoro berharap Survei Seismik 2D Lamturo berjalan aman dan membuahkan hasil optimal. Jika berhasil menemukan cadangan baru yang ekonomis untuk diproduksi, hasilnya diharapkan dapat kembali menggairahkan perekonomian daerah dan membuka lapangan kerja penunjang bagi warga lokal.

Adapun 17 kecamatan di Bojonegoro yang masuk dalam lintasan survei meliputi: Balen, Baureno, Kanor, Kedungadem, Kepohbaru, Sugihwaras, Sukosewu, Sumberrejo, Bubulan, Dander, Gondang, Ngambon, Ngasem, Purwosari, Sekar, Tambakrejo, dan Temayang.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Berita Terbaru