​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro

- Admin

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, resmi membuka Pameran Temporer bertajuk Jejak Peradaban Bojonegoro di Museum Rajekwesi, Jumat (11/9/2026).

Pembukaan acara ditandai dengan pemotongan pita dan pelepasan peserta Walking Tour cagar budaya.
Dalam sambutannya, Nurul Azizah mengapresiasi penyelenggaraan pameran edukatif yang mengulas perjalanan sejarah Bojonegoro tersebut.

Menurutnya, pemahaman mengenai jejak peradaban—mulai dari era kerajaan, peradaban maritim Bengawan Solo, masa kolonial, hingga masuknya peradaban Islam—menjadi fondasi penting dalam membangun karakter dan identitas daerah.

“Melalui kegiatan ini, kita mengajak generasi muda untuk memahami dan merawat sejarah serta budayanya sendiri. Kita harus bangga dan senantiasa membangun daerah menjadi lebih baik dengan berpijak pada nilai-nilai sejarah,” ujar Nurul Azizah.

Baca Juga:  Hadiri Wisuda SOTH, Ketua TP PKK Bojonegoro Ajak Ibu-ibu Membentuk Generasi Emas

Ia juga mengapresiasi sinergi antara komunitas lokal dan pemerintah daerah, serta dukungan Bantuan Pemajuan Kebudayaan dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur, Kementerian Kebudayaan RI, yang difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro.

Pameran temporer yang diinisiasi oleh Bojonegoro History (Yayasan Jejak Sabda Nusantara) ini berlangsung selama tiga hari, Jumat–Minggu (11–13/9/2026), pukul 13.00–21.00 WIB.

Rangkaian agenda pameran tersebut meliputi,Pameran Artefak dan Dokumentasi Sejarah: Menyajikan koleksi arsip serta artefak jejak peradaban daerah, termasuk narasi perahu kuno dan cagar budaya di sepanjang koridor Bengawan Solo.

Baca Juga:  Kejari Bojonegoro Mediasi Kasus Penganiayaan Warga Kumpulrejo

Sarasehan dan Seminar Sejarah, Menghadirkan pakar arkeologi dan sejarawan untuk membahas prasasti serta sejarah maritim daerah.

Walking Tour dan Aksi Komunitas: Menyusuri sudut sejarah kota, meliputi kawasan Pecinan, bangunan bersejarah masa kolonial, kelenteng, kantor pos, hingga taman makam pahlawan. Kegiatan ini terbagi dalam 4 sesi dengan total 120 peserta dari kalangan akademisi, guru sejarah, pelajar, dan pegiat sejarah.

Pentas Seni dan Lapak Buku, Menyajikan pertunjukan seni budaya setiap malam serta pameran buku saat Car Free Day (CFD) pada hari Minggu.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Pamekasan Harap Penerima Beasiswa Santri Bertambah

Melalui pameran ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat memperkuat rasa memiliki terhadap daerah serta meresapi nilai-nilai luhur sejarah dalam mendukung pembangunan Bojonegoro yang berkelanjutan.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349
Semarak Puncak HJB ke-349: Diwarnai Tari Kolosal Mliwis Putih dan Sayembara Balon Berhadiah Kambing
Api Abadi Jangan Padam! Setyo Wahono Patok Target Ekstrem Sebelum Masa Jabatan 2029 Habis
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB