SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026 kembali digelar di Grand City Convex, Surabaya, pada 26 – 30 Agustus 2026 dengan memperluas area lebih besar di banding sebelumnya dengan menghadirkan 37 merek kendaraan dari berbagai segmen.
Sekretaris I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Eddy Sumedi mengatakan penyelenggaraan GIIAS Surabaya tahun ini menjadi yang terbesar sepanjang pelaksanaan pameran tersebut.
“Untuk tahun 2026 ini GAIKINDO Surabaya hadirkan kurang lebih 37 merek kendaraan bermotor,” kata Eddy dalam konferensi pers GIIAS Surabaya 2026 di Surabaya, Rabu (19/8).
Dari total tersebut, sebanyak 26 merek berasal dari segmen kendaraan penumpang, satu merek kendaraan komersial, dan 10 merek sepeda motor. Selain itu, terdapat 25 merek industri pendukung otomotif yang turut berpartisipasi.
Eddy mengatakan Jawa Timur memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional. Kontribusi penjualan kendaraan bermotor di Jawa Timur pada Januari-Juli 2026 tercatat sekitar 9,1 persen, meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang berada di kisaran 8,8 persen.
“Sehingga kehadiran GIIAS Surabaya di tahun 2026 ini menjadi jawaban langsung untuk memenuhi kebutuhan pasar yang sangat besar,” ujarnya.
Project Director GIIAS The Series dari Seven Events Abiyoso Wietono mengatakan perluasan area menjadi salah satu pembeda utama penyelenggaraan GIIAS Surabaya tahun ini.
Luas area pameran bertambah sekitar 2.000 meter persegi menjadi 15.000 meter persegi dari sebelumnya 13.000 meter persegi. Penambahan area tersebut dimungkinkan dengan dibukanya Exhibition Hall 2.
“Di tahun ini kita lebih besar 15 persen dibandingkan tahun lalu. Kita tambah areanya 2.000, dari yang tadinya 13.000 di tahun ini 15.000,” kata Abiyoso.
Ia mengatakan perkembangan GIIAS Surabaya menunjukkan pertumbuhan signifikan sejak pertama kali digelar pada 2015. Saat itu, pameran hanya menempati area sekitar 6.000 meter persegi dan diikuti 15 merek kendaraan.
“Tahun ini kita hadirkan 37 merek kendaraan, atau sekitar 2,5 kali lipat dibandingkan penyelenggaraan pertama,” ujarnya.
Merek kendaraan penumpang yang berpartisipasi antara lain BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroën, Daihatsu, GAC Aion, Geely, GWM, Honda, Hyundai, iCar, Jeep, Jetour, Kia, Leapmotor, Lepas, Mazda, Mitsubishi Motors, Omoda & Jaecoo, Polytron, Suzuki, Toyota, VinFast, Wuling, dan Xpeng.
Sementara itu, segmen kendaraan komersial diwakili Foton. Adapun merek sepeda motor yang hadir yakni Kupprum, Piaggio, Vespa, Aprilia, Moto Guzzi, Polytron, QJMotor, Royal Enfield, Scomadi, dan Triumph.
Abiyoso mengatakan GIIAS Surabaya 2026 juga menghadirkan 14 merek baru maupun merek yang kembali berpartisipasi setelah sebelumnya tidak mengikuti pameran.
“Varian brand-brand di GIIAS Surabaya ini merupakan varian brand yang terlengkap yang pernah ada di pameran GIIAS Surabaya,” katanya.
Selain pameran kendaraan, penyelenggara menyiapkan berbagai kegiatan untuk pengunjung, termasuk fasilitas uji kendaraan.
Sebanyak 56 unit kendaraan dari 26 merek disediakan untuk kegiatan test drive dengan rute sekitar 1,4 kilometer. Pengunjung juga dapat mencoba 12 unit sepeda motor dari 10 merek melalui fasilitas test ride.
Kegiatan lain yang disiapkan meliputi diecast show, GIIAS Mini RC, serta aktivitas komunitas otomotif.
Untuk tiket masuk, harga reguler daring ditetapkan Rp25 ribu pada hari kerja dan Rp40 ribu pada akhir pekan. Sementara program presale yang berlangsung 19-21 Agustus menawarkan tiket seharga Rp15 ribu untuk hari kerja dan Rp20 ribu pada akhir pekan.
“Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Auto360 maupun secara langsung di lokasi pameran,” kata Abiyoso.
Pada kesempatan yang sama, EVP Corporate Communication & Strategic Management/ESR Astra Credit Companies (ACC) Riadi Prasodjo mengatakan ACC dan Toyota Astra Finance (TAF) kembali menjadi Platinum Financial Partner dalam GIIAS Surabaya 2026.
Menurut Riadi, kehadiran ACC dan TAF menjadi bagian dari upaya mendekatkan solusi pembiayaan kepada masyarakat yang ingin membeli kendaraan selama pameran.
“Bisnis unit yang ada di Astra Financial yang fokus utamanya memang pembiayaan untuk otomotif adalah ACC dan TAF,” ujarnya.
Ia mengatakan dukungan terhadap GIIAS Surabaya merupakan bagian dari komitmen Astra Financial dalam mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional.
Pada penyelenggaraan GIIAS Tangerang sebelumnya, ACC dan TAF mencatat nilai transaksi pembiayaan sekitar Rp2,4 triliun. Capaian tersebut diharapkan dapat berlanjut pada rangkaian GIIAS di Surabaya.
Riadi menilai Jawa Timur menjadi salah satu wilayah penting dalam ekosistem otomotif nasional karena memiliki potensi pasar yang besar.
“Surabaya atau Jawa Timur ini area yang merupakan salah satu ekosistem industri otomotif yang cukup penting karena memiliki potensi pasar yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional,” pungkasnya.
Penulis : Muji
Editor : Putri

















