Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro

- Admin

Jumat, 14 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Jajaran legislatif dan eksekutif Kabupaten Bojonegoro mengikuti Sidang Paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Kepresidenan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Bojonegoro, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati Hj. Nurul Azizah, jajaran pimpinan DPRD yang dipimpin oleh Ketua DPRD Abdulloh Umar, S.Pd. bersama tiga Wakil Ketua, yakni Sahudi, S.E. (Wakil Ketua I), Bambang Sutriyono (Wakil Ketua II), dan Hj. Mitro’atin, S.Pd., M.M. (Wakil Ketua III).

Turut mendampingi pula jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Bojonegoro serta anggota dewan lainnya. Pidato Presiden Prabowo disambut hangat dan mendapat apresiasi riuh dari seluruh peserta sidang yang hadir.

Baca Juga:  Menuju Kemandirian Fiskal: DPRD Bojonegoro Dorong Reformasi Pajak Properti dan Retribusi FO

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta perlindungan pasar domestik agar tidak dikuasai pihak asing.

“Negara akan menguasai rente pasar agar tidak bisa dikuasai oleh negara-negara lain,” tegas Prabowo di hadapan sidang.

Presiden juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberadaan Koperasi Merah Putih dan pasar rakyat. Ia menegaskan bahwa skema subsidi pemerintah harus tepat sasaran dan dikelola langsung oleh lembaga ekonomi rakyat.

“Rakyat harus dibantu, koperasi harus dibantu, dan pasar juga dibantu. Maka subsidi harus dilakukan dan dikelola oleh koperasi, subsidi tidak boleh diperjualbelikan,” harapnya.

Baca Juga:  Polri Berikan Dukungan Psikososial untuk Anak Korban Covid-19 dan Penyandang Disabilitas

Selain fokus pada ekonomi kerakyatan, Presiden Prabowo menyampaikan kritik tajam terhadap tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai belum optimal berkontribusi pada pendapatan negara.

“BUMN bukan milik komisaris, BUMN bukan milik penguasa,” ujar Presiden dengan nada tegas.

Ia menyoroti banyaknya anak dan cucu perusahaan BUMN yang tumbuh tanpa pengawasan ketat, sehingga memicu ketidakefisienan dan potensi kerugian negara.

“BUMN itu ada yang punya anak perusahaan, ada anak cucu BUMN. Kadang-kadang BUMN bekerja seenaknya dan tidak bertanggung jawab kepada negara,” lanjutnya.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Turun ke Lapangan, Cari Solusi untuk Harga Gabah di Bojonegoro

Atas kondisi tersebut, Presiden Prabowo mendorong DPR RI untuk mempertimbangkan pembentukan badan atau mekanisme khusus guna mengusut tuntas kinerja BUMN yang merugikan negara serta mengusut potensi kejahatan korporasi.

“Mungkin kita bisa bentuk panitia atau badan khusus untuk mengusut, agar mereka bisa bertobat. Terlalu banyak yang rugi, ada yang untung tetapi untungnya tidak wajar. Itu kita serahkan kepada DPR,” pungkas Prabowo.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan
BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta
VinFast Dorong Konsumen Tak Khawatir Beralih ke Mobil Listrik
GIIAS Surabaya 2026 Perluas Area Pameran, Hadirkan 37 Merek Kendaraan
VinFast Perluas Layanan Purnajual, Jaringan Servis Tembus 100 Outlet
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB