Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

- Admin

Kamis, 22 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Nota Keuangan Bupati atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027, Rabu (21/10/2026).

Dalam sidang paripurna tersebut, Fraksi Partai Gerindra memberikan sejumlah catatan penting, mulai dari efisiensi anggaran, pengoptimalan Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga pentingnya penyusunan anggaran berbasis kinerja.

Fraksi Gerindra menyoroti gambaran umum kondisi keuangan daerah. Pada APBD 2026, target pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp4,56 triliun. Namun, realisasinya per 30 Juli 2026 baru mencapai Rp2,00 triliun atau sekitar 44,01 persen.

Baca Juga:  Babinsa Mayangrejo Bojonegoro Bersama Ibu-ibu PKK Sinergi Menjaga Balita dari Bahaya Stunting

Sementara itu, estimasi pendapatan daerah pada APBD 2027 direncanakan sebesar Rp4,48 triliun. Angka ini turun sebesar Rp84,15 miliar dibandingkan dengan rencana pendapatan pada APBD 2026.

Dari sisi belanja daerah, alokasi anggaran belanja pada 2026 ditetapkan sebesar Rp6,49 triliun, dengan realisasi per 30 Juni 2026 mencapai Rp1,65 triliun (25,51 persen). Adapun proyeksi belanja daerah pada 2027 ditargetkan sebesar Rp5,08 triliun, atau berkurang sebesar Rp1,41 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

Menanggapi struktur Raperda APBD 2027 tersebut, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Bojonegoro menyampaikan lima poin rekomendasi dan catatan kritis,

Baca Juga:  Klarifikasi Istilah "Komo-Komo", Brako Nusantara Datangi Stasiun Bojonegoro

1, Penganggaran Berbasis Kinerja. Mendorong APBD 2027 berorientasi pada hasil (output) yang terukur dan selaras dengan visi-misi daerah, sehingga setiap rupiah anggaran dapat dipertanggungjawabkan kemanfaatannya.

2, Penguatan Sinergitas OPD
Mendorong kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait agar penyusunan APBD berfokus pada kepentingan publik.

3, Optimalisasi PAD
Menekankan perlunya langkah intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan asli daerah untuk mendukung pencapaian target RPJMD.

4, Pembahasan Detil dan Cermat
Meminta proses pembahasan Raperda dilakukan secara cermat bersama seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar anggaran responsif terhadap kebutuhan jangka panjang.

Baca Juga:  24 Peserta Oklik Ramaikan Festival Ramadhan Bojonegoro 2024, Begini komentar Pj Bupati

5, Efisiensi Tepat Sasaran,
Menegaskan bahwa efisiensi bukan berarti memangkas pelayanan publik, melainkan mengalihkan alokasi dana dari sektor yang kurang produktif ke sektor strategis.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro, Sally Atyasasmi, S.KM., M.KM., bersama Sekretaris Fraksi, Sudiyono, S.H., dalam pandangan tertulisnya menyimpulkan bahwa Fraksi Partai Gerindra merekomendasikan Raperda APBD Kabupaten Bojonegoro TA 2027 untuk dibahas lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami berharap Rancangan APBD 2027 ini menjadi instrumen keuangan daerah yang adil, produktif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bojonegoro,” tegas Fraksi Gerindra dalam pernyataan resminya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru
DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Api Abadi Jangan Padam! Setyo Wahono Patok Target Ekstrem Sebelum Masa Jabatan 2029 Habis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Malam Resepsi HJB ke-349 Berlangsung Sederhana dan Khidmat di Pendopo Malowopati

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:56 WIB

Meriah, Kirab Api HJB ke-349 Singgah di Malo: Camat Beny Subiakto Berharap Jadi Pemicu Semangat dan Potensi Wisata

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Unik, Arakan Api HJB ke-349 Gunakan Mobil Hias KDMP Berpelat ‘Gibran’

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:05 WIB

DPC Gerindra Pamekasan Lakukan Bersih Bersih dan Salurkan Air Bersih

Berita Terbaru

Birokrasi

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:04 WIB