Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

- Admin

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bojonegoro pada Senin (25/5/2026).

Dalam agenda tersebut, Gubernur menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada buruh pabrik rokok, sekaligus meresmikan Masjid Nur Khofifah di lingkungan Mitra Produksi Sigaret (MPS) Dander.

Program BLT DBHCHT ini diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan para pekerja di sektor industri tembakau yang menjadi salah satu penopang ekonomi daerah.

Secara terpisah, Gubernur Khofifah membeberkan rincian jumlah penerima manfaat dari bantuan ini. Untuk skala Provinsi Jawa Timur, total penerima mencapai belasan ribu buruh, sementara Bojonegoro mendapatkan alokasi khusus bagi ratusan pekerja.

“Untuk Jawa Timur ada sekitar 10.324 penerima dengan nominal Rp1 juta per orang. Sedangkan untuk wilayah Bojonegoro sendiri ada sekitar 901 penerima, dengan nominal yang sama yaitu Rp1 juta,” jelas Khofifah.

Ia juga menambahkan bahwa program bantuan ini memiliki sejarah panjang dalam pengajuannya ke pemerintah pusat, sebagai bentuk proteksi ekonomi bagi para pekerja pasca-pandemi.

Baca Juga:  AKP dan Kodim 0813 Bojonegoro Bahas Soal Permainan Harga Gabah di Petani

“Ini kita sebetulnya sudah mengusahakan sejak zaman Covid-19, dan ini straight (langsung) dari Menkeu,” ungkapnya.

Saat disinggung terkait adanya penyesuaian nominal di mana pada periode sebelumnya buruh sempat menerima Rp1,3 juta dan tahun ini menjadi Rp1 juta Khofifah meluruskan bahwa kebijakan tersebut murni karena kepatuhan terhadap hierarki undang-undang dan adanya perluasan basis penerima manfaat, bukan pemangkasan sepihak.

“Karena ini aturan undang-undang, mestinya ini tidak bisa dikurangi dengan aturan kementerian. Pemprov itu (dulu) dapat tiga persen, sekarang satu persen. Jadi bukan angkanya yang naik, tapi penerimanya yang lebih banyak,” tegas Khofifah memaparkan reformasi formula pembagian dana cukai tersebut.

Senada dengan Gubernur, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi Demokrat, Sri Wahyuni, yang turut mendampingi kunjungan kerja tersebut, memberikan pandangan dari sisi legislatif.

Ia mengimbau para pekerja agar menyikapi penyesuaian nilai bantuan ini dengan bijak dan menggunakannya untuk kebutuhan yang bernilai ekonomi jangka panjang.

Baca Juga:  Masyarakat Hutan di Bojonegoro Butuh Kejelasan Terkait Program Nasional Hutan Sosial

“Dengan turunnya Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini, agar dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para ibu-ibu buruh di Bojonegoro. Kalau ada penurunan, hal ini memang bagian dari regulasi pusat. Jadi, bantuan ini harapannya bisa dibuat untuk hal-hal yang produktif,” tutur Sri Wahyuni siang itu.

Di sisi lain, perwakilan sektor swasta turut melaporkan perkembangan positif dari para pekerja. Direktur PT Kareb Alam Sejahtera (PT KAS), Sriyadi Purnomo, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Gubernur dan melaporkan perkembangan luar biasa terkait kreativitas serta peningkatan taraf pendidikan para buruh rokok di bawah naungannya, mulai dari unit Induk, MPS Kapas, hingga MPS Dander.

“Kita laporkan Bu Gubernur, untuk saat ini kreativitas buruh di Induk, MPS Kapas, maupun di Dander, luar biasa. Kemarin juga kita launching kerawitan, ada yang nyanyi, senam. Dan dalam pendidikan, buruh di sini juga sudah 20 persen ada yang S1, S2, dan S3. Jadi mereka pagi gunting rokok, malamnya kuliah, Ibu,” kata Sriyadi Purnomo dalam sambutannya.

Baca Juga:  Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kejari Bojonegoro Gelar Lomba Cerdas Cermat

Selain agenda penyaluran bantuan sosial, Gubernur Khofifah didampingi manajemen PT KAS juga meresmikan Masjid Nur Khofifah yang berlokasi di kawasan MPS Dander.

Kehadiran sarana ibadah baru ini diharapkan dapat memfasilitasi kebutuhan spiritual para karyawan serta masyarakat di sekitar lingkungan pabrik.

Kedatangan orang nomor satu di Jawa Timur ini disambut hangat oleh jajaran pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Selain Direksi PT KAS dan Wakil pimpinan DPRD Jatim Sri Wahyuni, tampak hadir menyambut Gubernur di antaranya Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, serta Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, S.T.

Turut mendampingi pula Kepala Bakorwil Bojonegoro, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, dan Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro guna memastikan seluruh proses penyaluran bantuan berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.

Penulis : Taqim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB