Menghidupkan Harapan di Sekolah Rakyat Bojonegoro, Kala Negara Hadir Memanusiakan Manusia

- Admin

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Suasana haru dan optimisme menyelimuti dialog evaluasi Sekolah Rakyat Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (21/1/2026).

Pertemuan yang dihadiri Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf bersama Bupati Bojonegoro Setyo Wahono ini menjadi momentum penting untuk melihat sejauh mana transformasi pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan setelah lima bulan berjalan.

Usai rangkaian sambutan dan peninjauan fasilitas, Menteri Sosial Saifullah Yusuf berdialog langsung dengan para siswa dan pendidik.

Dalam evaluasi tersebut, Mensos menyatakan kepuasannya terhadap perkembangan karakter siswa.

“Alhamdulillah, secara umum penyelenggaraan Sekolah Rakyat berjalan dengan baik. Anak-anak semakin betah, mampu mengikuti proses pembelajaran, dan mulai menunjukkan prestasi,” ujar pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut.

Baca Juga:  Lakukan Perekaman e-KTP, Disdukcapil Pamekasan Datangi Kediaman Nenek Rabbiya

Senada dengan Mensos, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa fokus utama program ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan perubahan perilaku.

Ia mencatat adanya peningkatan signifikan pada rasa percaya diri dan kedisiplinan siswa yang sebelumnya sempat tertinggal.

Perubahan karakter ini dibenarkan oleh para guru dan orang tua yang hadir. Para pendidik melaporkan bahwa tantangan awal berupa adaptasi lingkungan berhasil dilewati berkat pendekatan yang penuh empati.

Secara terpisah Sri asih warga Sido Mulyo menyatakan pada awak media, Dampak nyata ini dirasakan langsung , Putranya, Aji Supangat, yang kini duduk di bangku SMA Sekolah Rakyat, menunjukkan perubahan drastis.

Baca Juga:  Pj. Bupati Bojonegoro Pimpin Upacara Peringatan HUT RI Ke-79 di Alun-alun Bojonegoro

“Dulu anak kami kurang disiplin. Sejak sekolah di Sekolah Rakyat, sekarang jauh lebih tertib dan bertanggung jawab,” tuturnya dengan nada haru.

Selain Sri asih, warga bareng Mutmainah selain aspek karakter, faktor ekonomi menjadi sorotan utama, warga
yang memiliki empat anak ini, mengaku program ini adalah penyelamat masa depan anaknya.

Di tengah jeratan biaya pendidikan yang tinggi, kehadiran Sekolah Rakyat memberikan kepastian bahwa anaknya tidak perlu putus sekolah.

Syaiful Yusuf Menteri Sosial menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan program sementara.

Baca Juga:  Reses III Anggota DPRD Sumenep H. Sami'oeddin Sosialisasikan Covid-19 dan Santuni Anak Yatim

Sebagai bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto,program ini dirancang berkelanjutan dari jenjang SD hingga SMA.

“Negara hadir untuk memastikan anak-anak ini memiliki akses beasiswa ke perguruan tinggi maupun kesiapan kerja.Kita petakan bakat mereka, apakah di bidang teknologi, kesehatan, atau kewirausahaan,” tegas Gus Ipul.

Imbuhnya, Saat ini Sekolah Rakyat telah menjangkau 166 titik di seluruh Indonesia.

Program ini tidak hanya fokus pada bangku sekolah, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan keluarga, termasuk rencana perbaikan hunian bagi keluarga siswa yang membutuhkan melalui kolaborasi pusat dan daerah.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Presiden Bantu Tukang Becak, Politisi Gerindra Bojonegoro: Langkah Nyata Kepedulian Presiden
Gus Ipul di Bojonegoro: Bansos Kini Tak Lagi Permanen, Data Diperbarui Tiap 3 Bulan
Sengkarut Bantuan Listrik Bojonegoro, Data Damisda dan Realita Lapangan Tak Sinkron, Warga Tanjungharjo Jadi Korban
Yayasan Milik H. Her Memberikan Bantuan Bedah Rumah pada Warga Konang Pamekasan
Kandang Katandur Farm Menyerahkan Hewan Qurban Milik Presiden RI ke Bupati Pamekasan
Satu Rumah Warga di Sampang Roboh Diterjang Angin Kencang, BPBD Salurkan Bantuan
Bersama BPJS, Bupati Bojonegoro Berikan Santunan Jamsostek
Curhatan Polos Bocah SD ke Bupati Sampang Soal Jalan Rusak Berlumpur: Kapan Jalan Dibangun, Pak?
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:40 WIB

Dandim 0813 Bojonegoro Turun Langsung Temui Massa Ojol Sebelum Bergerak ke Disperinaker

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:38 WIB

Warga Wonocolo Bojonegoro Bantah Isu Setoran, Tegaskan Pengelolaan Sumur Tua Berbasis Kearifan Lokal

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Sabtu, 25 April 2026 - 05:30 WIB

Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Berita Terbaru