Bojonegoro Raih Penghargaan dan Insentif Fiskal Nasional atas Keberhasilan Percepatan Penurunan Stunting

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati: Kerja nyata berbuah Apresiasi.

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id– Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Wakil Bupati Bojonegoro bersama Kepala Dinas Kesehatan dan perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bojonegoro hadir menerima penghargaan dan alokasi Insentif Fiskal Tahun Berjalan 2025 dari Wakil Presiden Republik Indonesia di Ruang Auditorium J. Leimena, Gedung Adhyatma Lantai 2, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Rabu (12/11).

Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan komitmen tinggi dan capaian signifikan dalam percepatan penurunan stunting, sesuai dengan program prioritas nasional.

Baca Juga:  Ada Gatot Kaca di Karnaval Budaya di Desa Wedi Kapas Bojonegoro

Bojonegoro menjadi salah satu daerah yang berhasil menurunkan angka stunting secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga memperoleh alokasi dana insentif fiskal sebesar Rp 5,9 miliar dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Wakil Bupati Bojonegoro menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima Kabupaten Bojonegoro.

“Alhamdulillah, hari ini Bojonegoro mendapat penghargaan sebagai kabupaten dengan percepatan penurunan stunting. Dana insentif fiskal sebesar Rp 5,9 miliar ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat atas kerja keras seluruh pihak di Bojonegoro. Terima kasih kepada semua yang telah berperan aktif dalam penurunan angka stunting. InsyaAllah, kinerja ini akan dilanjutkan oleh Bapak Bupati tahun depan dengan target yang semakin meningkat,” ujar Wakil Bupati.

Baca Juga:  Gedung DPRD Bojonegoro Menjadi Gedung Dewan Termegah di Jatim

Pemerintah pusat menempatkan penurunan stunting sebagai prioritas nasional, dengan target menurunkan prevalensi menjadi 14,2% pada tahun 2029 dan 5% pada tahun 2045, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.

Upaya bersama pemerintah pusat dan daerah telah menunjukkan hasil yang signifikan. Dalam periode sebelumnya, prevalensi stunting nasional berhasil diturunkan sebesar 11%, dari 30,8% pada tahun 2018 menjadi 19,8% pada tahun 2024. Capaian tersebut menunjukkan pentingnya komitmen politik, kolaborasi lintas sektor, dan sinergi antar tingkatan pemerintahan.

Baca Juga:  Antisipasi Cluster Baru, Kapolda Jatim dan Gubernur serta TNI Akan Kolaborasi

Kegiatan penyerahan penghargaan ini dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025, yang mengusung tema

“Mengukuhkan Komitmen Bersama untuk Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting.”terangnya.

Melalui penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memastikan seluruh program intervensi gizi, kesehatan, dan pembangunan keluarga berjalan optimal.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru