Camera E-TLE Bisa Memotret Dendaraan Dengan Kecepatan 400 KM/Jam

- Admin

Kamis, 16 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Program Elektronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) merupakan sistem penegak hukum yang berbasis elektronic E-TLE, dan dilaunching di Gedung Mahameru Mapolda Jawa Timur, Kamis (16/1/2020).

Sistem E-TLE ini, yang diprakarsai oleh Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan S.I.K., M.M., dalam bentuk menciptakan kamseltibcarlantas di wilayah Jawa Timur.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Luki Hermawan menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung dengan adanya Elektronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) yang mana sudah dimulai Kota Surabaya.

Baca Juga:  Targetkan Herd Immunity Tercapai, Forkopimda Jatim Cek Serbuan Vaksinasi di Koarmada II

“Tidak hanya di Surabaya, nantinya, akan diterapkan di daerah-daerah kususnya di wilayah Jawa Timur, guna menekan angka pelanggaran lalu lintas, dan kejahatan jalanan,” kata Irjen Pol Drs Luki.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan bahwa kamera yang sudah dipasang di wilayah Kota Surabaya bisa memotret kendaraan dengan kecepatan 400 KM/Jam.

“Dengan canggihnya kamera ini, juga bisa mendeteksi potret wajah pengemudi kendaraan, dan juga nantinya, data pengemudi masuk kependuduk dan sudah terkoneksi keseluruh data kependudukan Indonesia,” kata Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Baca Juga:  Hina Seorang Kiai di Medsos, Warga Pamekasan Ditangkap Polisi Polda Jatim

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan menyampikan, dalam program E-TLE ini, guna mengurangi pelanggaran lalu lintas dan dapat digunakan sebagai alat bukti dalam perkara pelanggaran lalu lintas.

“Sehingga mewujudkan kamseltibcarlantas di Wilayah Jawa Timur,” ucap Dirlantas Polda Jatim.

Berita Terkait

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru