Banyak Tingkah Bela LGBT, Jerman Akan Tersingkir Dini di Piala Dunia 2022?

- Admin

Sabtu, 26 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARABANGSA.co.id – Timnas Jerman takluk 1-2 dari Timnas Jepang pada laga perdana Grup E Piala Dunia 2022 Qatar, Rabu, 23 November 2022 lalu. Kini, Jerman harus menempati posisi ke 3 klasmen sementara.

Sebelum pertandingan, Timnas Jerman melakukan sesi foto tutup mulut. Hal itu sebagai bentuk protes terhadap FIFA dan Pemerintah Qatar yang melarang penggunaan ban kapten pelangi atau ‘one love’ yang merupakan simbol dukungan terhadap komunitas LGBT.

Seperti diketahui, Pemerintah Qatar selaku tuan rumah melarang penggunaan ban kapten pelangi atau one love bagi tim yang berlaga di Piala Dunia. Di negara yang mayoritas masyarakatnya muslim itu, homoseksualitas dianggap sebagai sesuatu yang ilegal.

Der Panzer takluk dari Samurai Biru dengan skor 1-2. Yang menyakitkan, Jerman kalah setelah Jepang melakukan comeback luar biasa. Babak pertama, pasukan Hansi Flick unggul 1-0 lewat Penalti Ilkay Gundogan dimenit 33. Namun, dibabak kedua Jepang mampu melesahkan dua gol ke gawang Manuel Neuer lewat Ritsu Doan dimenit 75 dan Takuma Asano dimenit 83.

Baca Juga:  Piala AFF 2022, Sergio Aguero Perkuat Timnas Malaysia
Timnas Jerman, Foto: dok sportstars.id/ist

 

Meski baru laga perdana, kehilangan poin dilaga ini tentu akan membuat langkah Jerman melangkah ke babak 16 terasa sulit. Pasalnya, dilaga kedua, Jerman akan bersua Spanyol yang trengginas mengangkangi Costa Rica 7 gol tanpa balas. Laga Jerman melawan Spanyol akan tersaji pada 28 November 2022 dini hari Wib nanti. Sementara itu, Jepang akan melawan Costa Rica.

Kalau saja pada laga ini Jerman menelan kekalahan, tentu akan semakin menyulitkannya melaju ke babak 16 besar. Jika dilaga lain Costa Rica berhasil menang, tim yang akan melaju ke babak 16 besar akan ditentukan pada laga terakhir masing-masing tim. Namun akan nahas bagi Jerman kalau Jepang berhasil menang, maka impian mereka masuk ke 16 besar akan terkubur. Untuk itu, Jerman harus menang di dua laga tersisa, meskipun terasa sulit.

Baca Juga:  Gelar Mubes ke-III, Suporter Trunojoyo Mania Sampang Pilih Pemimpin Baru
Jerman vs Jepang di Piala Dunia 2022. (Foto: DeFodi Images via Getty Images/DeFodi Images/istimewa)

 

Menjelang melawan Spanyol, pemain La Furia Roja sudah memberikan pesan ancaman terhadap Jerman. Dilaga Big Match ini, tim asuhal Luis Enrique akan bermanin total untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar lebih awal.

Seperti yang diungkapkan Dani Olmo, pemain RB Leibzig itu mengungkapkan laga kontra Jerman adalah laga penting. Pemain yang mencetak satu gol melawan Costa Rica itu menganggap laga tersebut seperti final yang wajib dimenangkan.

“Kami tahu, apa arti kemenangan bagi kami. Kami membuat start bagus tapi hal yang kami bicarakan setelahnya adalah bahwa kami harus memperlakukan laga kontra Jerman seperti final. Kualifikasi adalah tujuan pertama kami,” tutur Olmo dilansir dari Goal.com.

Baca Juga:  Miris ! Jadi Tuan Rumah, Qatar Angkat Koper Lebih Awal dari Piala Dunia 2022

“Itu petanda bagus bahwa enam pemain mencetak gol di laga pertama kami. Ini adalah sesuatu yang akan memberi kami kepercayaan diri,” tambah Olmo, soal kebringasan pasukan Luis Enrique memberondong gawang Kosta Rika tujuh kali.

Jerman tumbang 1-2 atas Jepang pada laga perdana Grup E Piala Dunia 2022 (Foto : Anadolu Agency via Getty Images /Anadolu Agency/istimewa)

Pesan serupa juga disampaikan Marco Asensio. Pemain Real Madrid itu menegaskan Spanyol ingin segera mengamankan tiket 16 besar. “Untuk itu, kemenangan atas Jerman sangatlah penting. Kami ingin memastikan kami mencapai fase 16 besar,” ujar Asensio dilansir dari sumber yang sama.

“Kami tidak ingin menyambut laga terakhir dengan membutuhkan sesuatu saat melawan Jepang karena mereka sangat teratur dan disiplin,” ulas Asensio.

Berita Terkait

Lantik Pengurus IPSI, Bupati Bojonegoro Targetkan Prestasi Pesilat Bojonegoro Lebih Baik Lagi
Bupati Setyo Wahono Kometmen Memajukan Sepak Bola di Bojonegoro
Gowes Bersama Bupati dan Wabup Bojonegoro Diikuti Ribuan Peserta, Direktur PDAM se-Jatim Turut Hadir
Bupati Bojonegoro Buka Peluang Prestasi Bagi Atlit Pencak Silat
Cari Bibit Atlit Sejak Dini, PSHT Bojonegoro Gelar Kejuaraan SH Champion Kids
KBI Bojonegoro Menurunkan 8 Atlit di Kejurprov, Sabet 6 Medali
Bupati Sumenep Lantik Pengurus IPSI, Ketua Pastikan Akan Cetak Atlet-atlet Handal
Jete Run Surabaya 2024 Sukses Dihadiri 3.300 Peserta dari Seluruh Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru