Pemkab Probolinggo Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

- Admin

Kamis, 13 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 di ruangan Auditorium Madakaripura, Rabu (12/10/2022).

Kegiatan yang mengambil tema “Spirit Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H, Meningkatkan Etos Kerja ASN Kabupaten Probolinggo Untuk Mewujudkan ASN Berakhlak Guna Meraih Ridho Allah SWT” ini diikuti oleh ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo, perwakilan Kemenag, sejumlah alim ulama dan tokoh agama serta penceramah Pengasuh Pondok Pesantren Ribath At-Taqwa Krejengan Habib Abdul Qodir bin Zaid Ba’abud.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW secara bersama-sama. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Qur’an oleh Ustadz Syafi’i Zain.

Baca Juga:  Selama Februari 2022, DBD di Probolinggo Capai 21 Kasus

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan hari yang agung karena kehadiran Rasulullah Muhammad SAW di muka bumi, diibaratkan sebagai cahaya yang menerangi kehidupan manusia dalam menempuh jalan spiritual yang benar untuk menggapai ridho Allah SWT.

“Nabi Muhammad SAW diakui oleh para ahli sejarah sebagai satu-satunya pemimpin yang mempengaruhi kehidupan umat manusia secara menyeluruh. Beliau melakukan perubahan besar untuk memperbaiki masyarakat tidak dengan jalan kekerasan, tapi dengan dakwah yang menimbulkan simpati,” katanya.

Heri menjelaskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi momentum strategis guna menggugah kesadaran untuk senantiasa menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri teladan yang baik (uswatun hasanah) umat manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  BPBD Sampang Beri Bantuan Pada Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Desa Prajjan Camplong

“Momentum ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita untuk menyebarkan paradigma Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin yang dapat diartikan bahwa di manapun kita berada hendaknya mampu berbagi rahmat dan manfaat kepada lingkungan sekitar,” tegasnya.

Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Ribath At-Taqwa Habib Abdul Qodir bin Zaid Ba’abud mengungkapkan kebahagiaan ini sumbernya ada di hati. Kalau hati ini baik, maka seluruh tubuh akan baik dan kalau hati itu jelek, maka seluruh tubuh akan ikut jelek. Jadi kunci semua itu ada di hati.

“Kebahagiaan di dunia ini tergantung di hati. Kalau hati sumpek maka bawaannya akan lari ke seluruh badan,” ujarnya.

Menurut Habib Abdul Qodir, ada 5(lima) hal yang akan membuat hati gelap dan tidak bahagia. Yakni, dosa, meninggalkan sholat, jauh dari orang sholeh, makan makanan yang haram dan durhaka kepada orang tua.

Baca Juga:  WBP Rutan Klas IIB Probolinggo Mendapat Pelatihan Membatik

“Bahaya dari dosa itu ada 4 meliputi dihijab/ditutup oleh Allah SWT sehingga tidak mendapat kebaikan, sumpek/susah, banyak masalah dan celaka. Tugas syetan itu meliputi memberikan janji-janji, memberikan angan-angan, membuat orang putus asa dan su’ul khotimah,” jelasnya.

Habib Abdul Qodir menambahkan orang perempuan yang tamak ke harta akan dihukum 3 hal meliputi hanya dapat inginnya tidak akan bisa menggunakan sampai mati, diharamkan mempunyai anak sholeh dan sholehah dan suaminya akan kabur.

Dalam kesempatan tersebut, Habib Abdul Qodir memberikan 3 (tiga) pertanyaan seputar ceramah yang sudah disampaikan. Bagi ketiga orang yang bisa menjawab dengan benar mendapatkan hadiah dan uang tunai. Khusus untuk pertanyaan terakhir juga mendapatkan hadiah tambahan berupa sorban yang dipakai Habib Abdul Qodir.

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:18 WIB

TACO dan Robries Ubah Limbah HPL Menjadi Furniture, Pamerkan di IBT Surabaya 2026

Kamis, 17 September 2026 - 19:13 WIB

Dinilai Sudutkan Profesi Jurnalis, ASN Kecamatan Malo Berikan Klarifikasi

Kamis, 17 September 2026 - 13:35 WIB

Warga Bayemgede Bojonegoro Gelar Aksi Demo, Desak Sekdes Dicopot dari Jabatan

Rabu, 16 September 2026 - 14:56 WIB

Bojonegoro Raih Peringkat Ke-2 Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur

Rabu, 16 September 2026 - 14:52 WIB

Dugaan Penyerobotan Lahan Waris di Desa Setren Mengemuka dalam Hearing DPRD Bojonegoro

Minggu, 13 September 2026 - 19:48 WIB

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Jumat, 11 September 2026 - 22:17 WIB

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro

Selasa, 8 September 2026 - 10:23 WIB

Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo

Berita Terbaru