WBP Rutan Klas IIB Probolinggo Mendapat Pelatihan Membatik

- Admin

Minggu, 29 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Selama sebulan ke depan, IKM Batik Ronggo Mukti Kraksaan bekerja sama dengan CSR PT PJB UP Paiton memberikan pelatihan batik khas Probolinggo bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan.

Selama pelatihan batik tersebut, para WBP akan diajari cara-cara membuat batik khas Probolinggo yang dapat diminati oleh pasar. Sehingga begitu selesai membatik, produk yang dihasilkan bisa laku di pasaran.

Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan Bambang Irawan memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Owner IKM Batik Ronggo Mukti Kraksaan dan CSR PT PJB UP Paiton yang telah peduli dan memberikan support kepada para WBP yang ada di Rutan Kelas IIB Kraksaan.

“Kami berharap pelatihan batik khas Probolinggo ini dapat memberikan bekal ketrampilan dan bermanfaat bagi para WBP ketika lepas menjalani masa pidana. Dengan demikian mampu mengembangkan potensinya sebagai sumber mata pencahariannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Gencar Safari ke Sejumlah Dinas, ASN Diminta Solid

Sementara Owner IKM Batik Ronggo Mukti Kraksaan Mahrus Ali mengatakan pelatihan batik khas Probolinggo bagi WBP Rutan Kelas IIB Kraksaan ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan kegiatan dan belajar pembuatan batik.

“Harapannya setelah keluar dari Rutan, mereka sudah memiliki keahlian. Jika mereka mau bergabung dengan Ronggo Mukti kami siap menampung. Apabila ingin mandiri mendirikan IKM batik, kami siap membantu proses perijinan dan lain-lain termasuk pasarnya,” katanya.

Menurut Mahrus, pelatihan batik ini dilakukan dengan tujuan untuk semakin membumikan batik sebagai salah satu ikon dari Kabupaten Probolinggo. Dengan bermunculannya IKM batik di Kabupaten Probolinggo, tentunya akan mengangkat perekonomian masyarakat.

“Jika sudah memiliki ketrampilan dan keahlian membatik, harapannya mereka bisa diterima dengan baik oleh masyarakat dan mampu merekrut masyarakat yang ada di sekitar tempat tinggalnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Gus Haris - Ra Fahmi Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Probolinggo

Untuk pelatihan batik khas Probolinggo ini jelas Mahrus, pihaknya akan memaksimalkan 7 (tujuh) orang WBP yang sudah dilatih sebelumnya. Nantinya mereka akan membantu melatih sesama WBP dengan tetap dalam pemantauan dari IKM Ronggo Mukti Kraksaan.

“Pelatihan batik khas Probolinggo ini memang kami prioritaskan hanya bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo. Harapannya memang setelah sampai di rumah dan berkumpul dengan masyarakat mereka mampu mengangkat perekonomian masyarakat,” terangnya.

Sedangkan Supervisor Umum dan CSR PT PJB UP Paiton Sukirman mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk membekali WBP di Rutan Kelas IIB Kraksaan agar memiliki skiil dan kemampuan yang nantinya setelah keluar sudah mempunyai keahlian sehingga tidak kembali melakukan hal-hal yang merugikan masyarakat.

Baca Juga:  Wabup Probolinggo Buka Muscab VII Gapensi

“Dengan pelatihan itu harapannya nanti bisa merubah kondisi atau kemampuan dari seseorang. Kita berupaya nanti ketika sudah ahli kita akan bantu dari sisi pemasaran. Jadi bukan hanya pelatihan saja, tapi kita bantu sisi pemasaran. Percuma kalau cuma berkarya terus tapi tidak tidak laku di pasaran maka akan menjadi sia-sia,” ujarnya.

Sukirman mengaku sangat bersyukur karena Kabupaten Probolinggo sudah memiliki Rumah Batik yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Jadi nanti akan dibantu dari pemasaran di sana.

“Pelatihan ini sifatnya bukan hanya disini tetapi seterusnya. Ketika sudah keluar dari Rutan harapannya tetap terjalin hubungan itu. Begitu sudah kembali ke masyarakat mereka punya kemampuan dan skill membatik untuk membantu ekonomi keluarganya,” pungkasnya.

 

 

 

 

Berita Terkait

Acara Ulang Tahun BPR Bojonegoro, mulai jadi Rasan-Rasan Gens Z
SHGB Dipersoalkan Desa, Ahli waris Wadul ke DPRD Bojonegoro
Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 19:37 WIB

Acara Ulang Tahun BPR Bojonegoro, mulai jadi Rasan-Rasan Gens Z

Rabu, 22 April 2026 - 17:39 WIB

SHGB Dipersoalkan Desa, Ahli waris Wadul ke DPRD Bojonegoro

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Senin, 13 April 2026 - 02:57 WIB

PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Berita Terbaru