Kemelut Penyegelan SDN Rekkerek 4, Disdik Pamekasan Berulang Kali Lakukan Mediasi

- Admin

Kamis, 21 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pamekasan Akhmad Zaini menanggapi terkait disegelnya Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rekkerek 4 Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, pada Kamis (21/07/2021) pagi.

Menurut Kadisdik, pihaknya sudah berulang kali memediasi terkait masalah yang sedang ada saat ini, akan tetapi karena yang sebenarnya terjadi adalah masalah internal pemilik tanah dengan pihak Desa.

Pihak Desa dan pihak pemilik tanah sudah ada perjanjian antara mereka sebelumnya terkait tukar guling tanah tersebut.

Kalau dengan Disdik sudah ada kesepakatan serta perjanjian sejak 2009 lalu, antara Disdik dengan pihak keluarga pemilik tanah, yakni pihak pemilik tanah bersedia menghibahkan tanahnya untuk dijadikan dan ditempati sekolah dengan kompensasi, salah satu dari keluarga mereka (pemilik tanah) dijadikan tenaga penjaga sekolah dengan gaji UMK (Upah Minimum Kabupaten) setiap bulan.

Baca Juga:  Nenek Rasimi, Penerima BPNT yang Tidak Menikmati Bantuannya

“Dan kita sudah penuhi semua itu selama ini, serta membayarnya dengan UMK, ya karena tanahnya dihibahkan itu,” tutur Zaini kepada beberapa awak media saat ditemui diruang kerjanya.

Ditanya terkait informasi jika tanah tersebut akan dijual, Zaini mengatakan itu tidak serta merta langsung bisa dijual, selayaknya jual tanah pada umumnya.

“Kalau mau dijual pada kami (Aset Negara), maka kami memakai Apreser, yakni tukang tafsir harga tanah, jadi kami tidak bisa memenuhi harga sesuai yang diinginkan oleh pihak pemilik tanah,” terangnya.

Baca Juga:  Pengurus DPC Banteng Muda se-Madura Resmi Dilantik

Zaini berharap kepada pemilik tanah agar bisa merelakan tanahnya sementara untuk ditempati anak-anak sekitar bersekolah dan menimba ilmu, sampai permasalahan yang ada selesai, toh tanahnya saat ini masih belum ditempati apa-apa.

“Itu langkah pertama, langkah kedua dan terakhir yakni jika memang sudah mentok masalahnya tidak bisa diselesaikan, maka kami akan menutup sekolah tersebut dan memindahkan seluruh siswa yang ada ke sekolah terdekat lainnya,” terangnya.

“Karena di peraturan yang ada, sekolah yang siswanya dibawah 60 untuk diregruoping, nah, sedangkan murid yang ada di SDN Rekkerek 4 ini, hanya sebanyak 46 murid, akan tetapi bagaimanapun juga kalau bisa itu tidak terjadi,” tegas Zaini.

Baca Juga:  Diduga 'Ngutil' Dompet, Warga Lanjuk Sumenep Nyaris Bonyok Dimassa

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Ketua DPRD Bojonegoro Diroasting Guru Madrasah, Pertanyakan Anggaran APBD Besar, Guru Madrasah Miskin Tak Dapat Insentif
Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan 40,4 Miliar untuk Beasiswa
KKN UNIJA Gelar Seminar Digital Marketing, Angkat Potensi Bawang Goreng Desa Basoka
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:45 WIB

Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep

Senin, 22 Juni 2026 - 21:51 WIB

Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:23 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:39 WIB

Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Senin, 15 Juni 2026 - 20:39 WIB

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:14 WIB

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB