Terpilih Secara Aklamasi, Haji Romseh Kembali Nahkodai DPD PPNI Kabupaten Sampang

- Admin

Sabtu, 28 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Haji Moh Romseh kembali dipercaya memimpin Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, untuk periode 2022-2027.

Romseh terpilih menjadi ketua secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) IX DPD PPNI setempat yang berlangsung di gedung sekretariat DPD PPNI, Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Sampang, Sabtu (28/05/2022).

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id, hadir pada acara tersebut antara lain, wakil sekretaris DPW PPNI Jawa Timur, sekretaris MKEK Jatim, Ketua Korwil PPNI Madura, Dewan Pertimbangan DPD PPNI Sampang, para Ketua DPD PPNI se-Korwil Madura serta para pengurus DPD PPNI Sampang.

Mantan Kepala Puskesmas Tambelangan itu terpilih secara aklamasi setelah para kader di daerah tersebut meminta dirinya untuk kembali mengemban amanah sebagai pucuk pimpinan organisasi profesi terbesar di Kota Bahari.

Baca Juga:  Kurir di Sampang Ditangkap Saat Hendak Antar Pesanan, Hampir 1 Kg Sabu Gagal Edar

“Para kader kembali mempercayai saya. Dan ini sebagai motivasi bagi saya untuk terus berbuat yang terbaik bagi daerah melalui program-program peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat,” katanya dengan penuh semangat.

Ia menjelaskan, bahwa mekanisme pemilihan ketua dilakukan dengan sistem aklamasi, yaitu ada tujuh Dewan Pengurus Komisariat (DPK) yang hadir mengutus anggotanya untuk mewakili dalam menggunakan hak suara.

“Musda ini kuorum karena dihadiri 100 persen dari 7 DPK masing-masing 3 orang, 3 orang dari DPD PPNI Sampang, dan 1 orang dari Dewan Pertimbangan DPD PPNI Sampang,” terangnya.

Romseh dianggap sukses menjalankan program PPNI Sampang selama lima tahun belakangan, terutama program peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui penempatan sejumlah kadernya di puskesmas di seluruh kecamatan diwilayah setempat.

Baca Juga:  Beredar Video Sekelompok Pemuda Baku Hantam di Kawasan Alun-alun Trunojoyo Sampang

“PPNI ini adalah sebuah komunitas besar diiisi oleh para perawat yang memiliki kemampuan dan keterampilan saat menjalankan tugas. Jadi, mereka harus bersikap ramah senyum sehingga pasien merasa nyaman saat berobat,” ucapnya.

Ia menyebut, PPNI sebagai organisasi profesi perawat memiliki peran penting dan strategis untuk melindungi, mengayomi, membina, serta mengembangkan komunitas keperawatan.

“Karena perawat orang yang sangat dekat dengan pasien. Untuk itu, seorang perawat harus mampu menciptakan suasana yang harmonis dan humanis saat melayani pasien,” tegasnya.

Pihaknya, lanjut dia, akan selalu berupaya agar PPNI Kabupaten Sampang bisa menjadi organisasi profesi yang diperhitungkan dengan organisasi lain di bidang kesehatan.

Baca Juga:  Penyidik Tipikor Polres Sampang Enggan Komentar Banyak soal Pemanggilan Kelompok Tani

“Salah satunya akan berkoordinasi dan bekerja sama, baik itu melalui MoU dengan organisasi lain untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan kesehatan,” tuturnya.

Dirinya pun berkomitmen untuk menjadikan PPNI Sampang lebih baik. Hal itu, antara lain ditunjukkan dengan kondisi dari sebelumnya yang tidak punya apa-apa, kini DPD PPNI mampu memiliki gedung megah yang bisa dibanggakan.

“Semoga semua ini bisa jadi motivasi untuk menjadikan perawat di Kabupaten Sampang menjadi smart, interaktif dan juga lebih inovatif,” harapnya.

Romseh juga menegaskan, bahwa pihaknya siap bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sampang, apalagi menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kita siap bekerjasama untuk mewujudkan pelayanan kekesehatan yang lebih baik lagi,” tandasnya.

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru