Selama Bulan Ramadhan, Pengrajin Maesan di Bojonegoro Kebanjiran Orderan

- Admin

Rabu, 20 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Menjelang pertengahan Ramadhan 1445 Hijriah tahun 2024 ini menjelang malam sembilan (Malem songo) Pengerajin Tempat nama maesan (Prasasti) kebanjiran order Bojonegoro Provinsi Jawa Timur, Rabu (20/3/2024).

Malam sembilan (Malem songo) bagi orang islam Jawa bahwa malam sembilan adalah hari baik itu membangun atau merawat makam leluhur orang jawa, dan juga malam yang baik untuk melangsungkan pernikahan.

Malam sembilan yang identik disebut Malem Songo digunakan dalam penyebutan malam ke-29 Ramadhan bagi masyarakat Jawa. Malem Songo memiliki makna harapan untuk terwujudnya doa-doa pada bulan Ramadhan.

Baca Juga:  Kisruh Dugaan Penipuan oleh Karyawan RSUD dr. R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Begini Klarifikasinya

Hal ini sering menjadi tradisi orang islam jawa adalah menganti “Pathok/prasasti” maesan yang sudah lapuk di makan rayap, atau bersih bersih makam leluhur sebelum di malam takbiran.

Pada bulan Ramadhan 2024 ini pengrajin prasasti nama Maesan kebanjiran order. Warga Desa Tanjungharjo yang bernama Gozhali ini seorang penjual stiker, namun juga melayani pembuatan nama prasasti di maesan, di bulan ramadhan ini dari sebelum puasa dan menjelang malem songo ini dari dulu selalu kebanjiran order.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun
Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar
Jaga Stabilitas Harga Tembakau, Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep Ajak PR Lokal Maksimalkan Penyerapan Tembakau Petani
Resmi Dibuka, Surabaya Printing Expo 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Grafika Nasional
153 Perusahaan Ramaikan Surabaya Printing Expo 2026, Usung Transformasi Industri Grafika
Perlunya Mensterilkan Program Makan Bergizi Gratis dari Inefisiensi dan Politisasi Lokal
EastFood Indonesia 2026 Bidik 20 Ribu Pengunjung, Perkuat Posisi Jatim sebagai Pusat Industri Pangan Indonesia Timur
Bupati Bojonegoro Sentil Bea Cukai, Terkait Rokok Ilegal
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru