Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

- Admin

Minggu, 4 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Ajang lari Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 yang dipusatkan di kawasan Balai Kota Surabaya, Sabtu (4/10/2026), diikuti hampir 11.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Pada tahun ketiga penyelenggaraannya, merek minuman isotonik produksi WINGS Food, ISOPLUS, menghadirkan kategori yang lebih lengkap, mulai dari Full Marathon 42,195 kilometer, Half Marathon 21K, 10K, 5K, hingga Kids Dash.

Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu yang tercatat sekitar 9.000 peserta. Data panitia mencatat komposisi peserta terdiri dari 61,35 persen laki-laki dan 38,65 persen perempuan. Sebanyak 61,11 persen peserta berasal dari Surabaya, sedangkan 38,89 persen merupakan pelari dari luar kota.

Sumbang PDRB Rp41,47 Miliar
Tingginya partisipasi pelari luar daerah turut mendorong perputaran ekonomi dan pariwisata Kota Surabaya.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LPEP FEB Universitas Airlangga, Atik Purmiyati, mengatakan, hasil kajiannya mengestimasi kontribusi acara ini terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Surabaya mencapai Rp 41,47 miliar.

“Selain perputaran aktivitas kegiatan ekonomi, kajian LPEP FEB Universitas Airlangga juga mengestimasi kontribusi terhadap PDRB Kota Surabaya sebesar Rp 41,47 miliar. Nilai tersebut merepresentasikan pembentukan nilai tambah ekonomi melalui aktivitas produksi dan kompensasi tenaga kerja,” ujar Atik.

Baca Juga:  Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Soroti Pengadaan Alkes di RSUD Tamayang

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi penyelenggaraan ajang tersebut. Menurut dia, Surabaya ISOPLUS Marathon menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah.

“Matur nuwun kali ini diadakan kembali Surabaya ISOPLUS Marathon 2026. Ini membuktikan bahwa Surabaya menjadi salah satu kota pilihan untuk lari marathon di Indonesia. Dampaknya sangat luar biasa perputaran ekonominya, ini adalah salah satu marathon yang ada di Surabaya, yang menimbulkan efek ekonomi dengan menaikkan PAD Kota Surabaya,” kata Eri.

“Perputaran ekonomi yang dihasilkan sangat berdampak nyata, tidak hanya menghidupkan sektor transportasi dan perhotelan, tetapi juga membawa berkah bagi pelaku UMKM lokal,” imbuhnya.

Persiapan 21 Minggu dan Pemantauan Cuaca Berbasis WBGT

Panitia menyiapkan program pendampingan komprehensif 21 Weeks Training yang dapat diakses melalui akun Instagram @isoplus7ion. Program tersebut tidak hanya berisi menu latihan fisik terstruktur, tetapi juga edukasi nutrisi dan strategi hidrasi.

Baca Juga:  Wakapolda Jatim Minta PBFI Buat Modul Latihan Binaraga Fitness

Head of Ready to Drink Beverages WINGS Food, Joshua Gunawan, mengatakan program tersebut dirancang untuk menekan risiko cedera dan menciptakan pengalaman lari yang menyenangkan.

“ISOPLUS tidak hanya hadir mendampingi peserta saat perlombaan, tetapi melangkah bersama para pelari sejak awal masa persiapan melalui edukasi fisik, nutrisi, dan kecukupan cairan yang menyeluruh. Kami menggandeng professional running coach serta sports nutritionist,” ujar Joshua.

Untuk aspek keselamatan, penyelenggara menerapkan pemantauan cuaca berbasis Wet Bulb Global Temperature (WBGT) yang diinformasikan melalui media sosial dan weather flag di race central.

Saat flag off kategori Marathon pukul 04.00 WIB, suhu tercatat 26,1 derajat celsius dengan kelembapan 86,6 persen. Pada flag off Half Marathon pukul 04.30 WIB, suhu turun menjadi 23,1 derajat celsius. Kondisi serupa terjadi saat flag off 10K pukul 05.00 WIB dan 5K pukul 05.20 WIB.

Lomba Dihentikan saat WBGT Tembus 48 Derajat

Kondisi cuaca berubah drastis menjelang siang. Race Director ISOPLUS Run Series 2026, Safrita Aryana, memutuskan menghentikan lomba pada pukul 08.25 WIB demi keselamatan peserta.

Baca Juga:  Bea Cukai Madura Lakukan Sosialisasi Pada Pemilik Toko Tentang Cukai

“Kecepatan angin rata-rata 5 km/jam dan kelembapan antara 70-84 persen, dan kualitas udara ada di antara 95-103, tetapi menuju siang turun menjadi 73, itu bagus banget. Tetapi alam punya catatan sendiri untuk kita, pada pukul 08.25, WBGT menunjukkan suhu antara mulai pukul 08.00 di 33-36 derajat celsius, apabila kita merujuk pada peraturan World Athletic, 33 derajat lomba lari harus dihentikan,” kata Safrita.

“Kurang dari 10 menit, suhu melonjak ke 42-44 derajat celsius bahkan sampai ke 48 derajat celsius. Sehingga saya berkoordinasi dengan Running Doctors dan Koordinator Medis, untuk keselamatan semuanya maka lomba kami hentikan,” lanjutnya.

Panitia kemudian melakukan evakuasi. Pelari yang masih di lintasan dipersilakan melanjutkan dengan berjalan kaki, bukan berlari. Fasilitas water station tetap disediakan. Seluruh pelari yang dievakuasi tetap dicatat sebagai finisher dan berhak mendapatkan medali serta jaket finisher.

Penulis : Muji

Editor : Putri

Berita Terkait

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN
HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru