Bojonegoro Jadi Barometer Nasional, 368 KDMP Mulai Dibangun, Targetkan Ekonomi Rakyat dari Akar Rumput

- Admin

Minggu, 8 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id Kabupaten Bojonegoro resmi mengukuhkan diri sebagai pelopor ketahanan pangan nasional melalui peresmian Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai ajang Distribusi Pangan Mandiri di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander.

Program yang merupakan atensi langsung dari Presiden RI ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui wadah Koperasi Merah Putih.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Menteri Koperasi RI Hj. Fardia Farichah, Dirut LPDB Christianto, Wakil Bupati Nurul Azizah, Ketua DPRD H. Abdulloh Umar, serta jajaran Forkopimda lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dwi Wijayanto, S.T., memaparkan progres pembangunan fisik yang sedang berjalan. TNI berperan aktif dalam memastikan infrastruktur ini rampung sesuai target.

Baca Juga:  Sempat Kritis, Korban Pembacokan di Kedung Adem Bojonegoro Meninggal

“Total yang kita kerjakan ada 368 titik. Hingga hari ini, sudah ada 15 titik yang mencapai progres 100 persen,” jelas Letkol Inf Dwi Wijayanto.

Lanjutnya, Beliau juga menambahkan bahwa setiap titik yang selesai nantinya akan diresmikan secara bertahap untuk memastikan kesiapannya melayani masyarakat.

Saat disingung terkait aturan dan Legalitas Lahan Sawah Dilindungi (LSD), Letkol Inf Dwi Wijayanto yang akrab dengan media tersebut, juga memberikan penekanan penting terkait aturan tata ruang, khususnya mengenai Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

Tambah lelaki asli Bojonegoro tersebut, Hal ini dilakukan agar proyek strategis ini tidak membentur kendala hukum di kemudian hari.

Baca Juga:  Bea Cukai Madura Gelar Pertemuan Daring Kepada Para IKM

“Pembangunan sejak 5 Januari sudah tidak diperbolehkan lagi menggunakan lahan LSD. Untuk bangunan yang sudah berdiri sebelumnya, perizinannya sudah diurus semua. Namun, untuk titik yang belum terbangun, kami pastikan tidak menggunakan tanah LSD,” tegas Dandim 0813 Bojonegoro.

Hal Senada dengan Dandim 0813 Bojonegoro, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengingatkan bahwa keberhasilan program ini memerlukan dukungan kolektif dari seluruh lapisan stakeholder di Bojonegoro.

“Ini namanya program Presiden, semuanya harus membantu,” ujar Nurul Azizah.

Lanjut Nurul,berharap KDMP menjadi solusi nyata dalam menekan inflasi dan mempermudah akses pangan murah bagi warga,Melalui Koperasi Merah Putih.Kehadiran KDMP diharapkan menjadi babak baru bagi kesejahteraan warga desa.

Baca Juga:  Kapolda Tegaskan Jatim Tidak Boleh SPBB Lagi

“Yang sudah 100 persen itu 9, yang proses finishing nanti 15, kalau mengenai jumlah yang 300 an itu kapan,nanti beliau yang bisa menjelaskan,” ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan Letkol Inf Dwi Wijayanto,Dandim 0813 Bojonegoro berharap kolaborasi ini benar-benar menyentuh masyarakat paling bawah.

“Semoga ini menjadi peningkatan ekonomi terhadap masyarakat khususnya melalui Koperasi Merah Putih ini. Harapan pemerintah dari Bapak Presiden adalah meningkatkan ekonomi dari tingkat masyarakat bawah,” tutup Dandim.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru