Dapat Nomor 2, Paslon Fattah Jasin-Mas Kiai Ali Fikri Yakin Itu Tanda Kemenangan

- Admin

Kamis, 24 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pasangan Fattah Jasin-Ali Fikri atau sering disebut Paslon Gus Acing-Mas Kiai Ali Fikri mendapat nomor urut 2 pada Pilkada Sumenep 9 Desember mendatang.

Pengundian nomor urut paslon dilakukan di halaman KPU Sumenep yang dihadiri oleh dua paslon Fauzi – Eva dan Gus Acing – Kiai Ali Fikri, Kamis (24/09).

Mendapat nomor urut 2, Calon Bupati Sumenep Barokah, Fattah Jasin menyebut bahwa nomor dua merupakan lambang kemenangan.

“Salam dua jari ini merupakan sesuatu simbol dunia, bahwa fictory ini InsyAllah akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dan lampaui kemenangannya,” terangnya saat konfrensi pers di posko pemenangan.

Baca Juga:  Tebang Pilih Media, Kepala Dinas PUPR Sampang Sulit Ditemui Wartawan

Fattah Jasin mengungkapkan, sejatinya semua nomor urut sama saja, itu merupakan pemberian dari yang Maha Kuasa. Namun menurutnya nomor urut dua merupakan nomor yang paling banyak diberikan dan diinginkan oleh para kiai dan tokoh.

“Tadi malam saya ambil lutri di hadapan seseorang, yang menurut orang itu, nomor yang Pak Fattah ambil dan lihat itu ada sesuatu yang sangat dahsat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, sekitar jam 12 malam, dirinya mendapat petunjuk, jika nomor yang keluar adalah nomor urut yang keluar saat pengundian nomor urut paslon.

Baca Juga:  Baitul Maal PLN UP3 Madura Salurkan Bantuan Sembako Kepada 100 Dhuafa

Pihaknya juga akan menyiapkan strategi dan basis kemanangannya sampai ke bawah. Bahkan menyiapkan perjuangan yang tidak mudah sampai pada pemilihan.

Sementara, Calon Wakil Bupati Sumenep, Mas Kiai Ali Fikri mengatakan bahwa salam dua jari simbol-simbol dunia dan simbol kemenangan.

“Ini merupakan tanda dunia dan tanda kemenangan,” ucapnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB