Kabel Digigit Tikus, Jadi Biang Keladi Gangguan KTP di Dander, Camat Beri Penjelasan Lengkap

- Admin

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Menanggapi keluhan warga yang sempat viral di media sosial terkait lambatnya pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di wilayah Kecamatan Dander, pihak pemerintah kecamatan akhirnya memberikan klarifikasi resmi.

Gangguan jaringan yang dikeluhkan warga tersebut rupanya disebabkan oleh kendala teknis yang tidak terduga, kerusakan kabel akibat gigitan tikus.

Persoalan ini mencuat setelah seorang warga mencurahkan isi hatinya melalui grup Facebook Media Bojonegoro.
Dalam unggahan tersebut, ia mengeluhkan proses pembuatan KTP anaknya yang tak kunjung usai meski sudah berkali-kali datang ke kantor kecamatan.

Warga tersebut merasa keberatan karena jarak rumah yang mencapai 15 kilometer, ditambah lagi sang anak hanya memiliki waktu izin terbatas dari pondok pesantren.
Masalah jaringan yang terus-menerus terjadi menjadi alasan utama kekecewaan warga terhadap birokrasi di tingkat kecamatan.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Berikan Bantuan Pada Lansia dan Penyandang Desabilitas

Menanggapi hal tersebut, Camat Dander, Teguh Wibowo, saat dihubungi oleh Suara bangsa,membenarkan adanya gangguan layanan namun menepis anggapan adanya kesengajaan.
Ia menjelaskan bahwa sumber masalah terletak pada kerusakan infrastruktur jaringan.

“Jaringan mengalami kendala karena kabel digrogoti tikus di rumah dinas. Hal inilah yang menyebabkan layanan KTP di kecamatan sempat terganggu secara teknis,” ungkap Teguh pada Rabu (21/1/2026). Bojonegoro Provinsi Jawa timur.

Teguh Wibowo menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya responsif, termasuk memanfaatkan kanal media sosial untuk berkomunikasi langsung dengan warga agar koordinasi lebih cepat dan efisien.

Baca Juga:  Meski Molor, Rapat Banmus DPRD Bojonegoro Akhirnya Berlangsung Dengan Baik

Lanjutnya,Untuk memberikan layanan yang transparansi, pihak kecamatan memaparkan urutan kejadian yang dialami oleh pemohon asal Desa Ngulanan tersebut.

Senin, 19 Januari 2026: Pemohon datang untuk perekaman. Namun, pada pukul 08.30 WIB, jaringan bermasalah.

Meski sempat tersambung pada pukul 09.22 WIB, kondisi jaringan tidak stabil sehingga proses tidak dapat dituntaskan hari itu.

Selasa Pagi, 20 Januari 2026,Pemohon kembali datang. Jaringan sudah tersambung, namun muncul kendala baru pada mesin pencetak (printer) KTP dan sistem Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Baca Juga:  Pedagang Pasar Lama Bojonegoro Siap Dipindah asal Dapat Kunci Lapak

Selasa Sore, 20 Januari 2026,Setelah dilakukan perbaikan teknis berkelanjutan, KTP berhasil dicetak pada sore hari. Petugas langsung berinisiatif menghubungi pemohon melalui media sosial untuk mengabarkan bahwa dokumen telah siap.

Rabu, 21 Januari 2026,KTP telah diserahkan sepenuhnya kepada warga yang bersangkutan.

Lelaki yang akrab dipangil mas teguh tersebut, Pihak Kecamatan Dander menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warganya.

“Kasus ini menjadi bahan evaluasi internal untuk memastikan keandalan sarana dan prasarana pendukung layanan administrasi kependudukan di masa mendatang,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB