Ketika Nyawa Seorang Nenek di Sumenep Berahir di Tangan Cucunya

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Seorang nenek berinisial S (80) tahun meninggal dunia setelah diduga diserang cucunya sendiri, M (29), yang diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Peristiwa tragis tersebur terjadi di wilayah Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, pada Senin pagi (4/8/2025) sekitar pukul 07.55 WIB.

Menurut keterangan pelapor F (41), saat kejadian dirinya baru saja keluar dari kamar mandi dan mendapati M hendak masuk ke dalam rumah dengan kondisi tangan penuh darah.

Terdapat luka sayat pada pergelangan lengan kiri pelaku serta bercak darah yang membasahi baju bagian kirinya.

Baca Juga:  Mathur Husyairi Ungkap Dugaan Human Trafficking : PMI Disekap dan Disiksa di Luar Negeri, Dipekerjakan Untuk Menipu Orang Indonesia

“Sang nenek S (80) sempat menegur cucunya terkait kondisi tersebut. Namun, pelaku yang diduga tidak terima dengan teguran tersebut justru mengejar korban dan mengambil sebatang besi milik tukang bangunan yang sedang bekerja di sebelah timur rumah. Tanpa ragu, pelaku menghantamkan besi tersebut ke arah kepala korban dari belakang,” ungkap Kapolres Sumenep melalaui Kasi Humas Akp Widiarti S.,S.H

Korban roboh seketika dengan luka parah di bagian kepala. Darah mengucur deras hingga korban diduga meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga:  Launching Penyaluran BLT-Desa 2021, Bupati Sumenep: Bantuan Ini Harus Tepat Sasaran

Warga yang mengetahui peristiwa tersebut segera menghubungi pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Lenteng yang datang ke lokasi langsung mengamankan pelaku serta melakukan olah TKP. Dari pemeriksaan awal, ditemukan luka sayat di pergelangan tangan kiri dan ulu hati pelaku.

Menurut pihak keluarga, pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sebelumnya sudah mendapatkan surat rekomendasi pemeriksaan kejiwaan dari RSUD setempat.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kasus ini, termasuk memverifikasi kondisi kejiwaan pelaku dan motif di balik tindakan brutal tersebut.

Baca Juga:  Dinas Lingkungan Hidup Padang Sidempuan

Penulis : Hairul

Editor : Putri

Berita Terkait

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim
Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda
Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi
Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik
Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri
Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi
Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro
Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:56 WIB

Pimpin Upacara Hari Otoda dan Hari Pendidikan Nasional, Bupati Bojonegoro Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:29 WIB

Babak Baru Sengketa TKD Belun: Kades Jono Sebut Status Tanah ‘Celengan’ kegunaan Tergantung Kebijakan Desa

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:57 WIB

Aset Desa Terancam, Badan Aset Bojonegoro Ikut Bungkam: Bola Panas Sengketa Tanah Belun Temayang Kini Mengarah ke Jalur Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:23 WIB

Komitmen Dukung Ekosistem Halal, Bupati Setyo Wahono Terima Penghargaan dari Halal Metric UB

Berita Terbaru