Bupati dan Wabup Bojonegoro Hadiri Syukuran Wiwit Massal Panen Raya

- Admin

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah menghadiri Syukuran Wiwit Massal Panen Raya di Halaman Gubug Tani, Dusun Kendal, Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Hari Senin 30 Juni 2025 Bojonegoro, Provinsi Jawa timur.

Tradisi syukuran wiwit massal ini merupakan kegiatan yang diadakan minimal dua kali dalam setahun oleh para petani di Dusun Kendal, Desa Sidodadi, yang dikenal sebagai ikon pertanian di Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro.

Doni Prasetion selaku Kepala Desa yang di dampingi oleh Suwarno selaku Ketua Kelompok Tani Sumber Makmur dan Sub P3A Tirto Mulyo Dusun Kendal Desa Sidodadi, menyampaikan rasa syukurnya atas panen raya di wilayahnya yang mencakup 333 hektar, dengan 80 hektar di antaranya merupakan irigasi yang dikelola oleh kelompok tani Sumber Makmur.

Baca Juga:  Proyek Bondo Bodowoso "PENDOPO ASPIRASI DPRD Bojonegoro" Anggaran Fantastis Keselamatan Pekerja Tak Terjamin

Doni, juga mengungkapkan kegembiraannya atas harga gabah yang mencapai Rp 6.900 per kilogram, untuk harga lepas kombi, sejak diterapkan Harga Pokok Penjualan (HPP) oleh Pemerintah 6.500.Rupiah.

“Harga setinggi ini baru kali ini terjadi,” ujarnya.

Lanjut Doni, terima kasih atas kehadiran Bupati dan Wakil Bupati, serta mengajak seluruh warga untuk semakin kompak dan bergotong royong agar hasil panen dapat maksimal.

Setyo Wahono selaku Bupati Bojonegoro mengawali sambutannya dengan menjelaskan makna “wiwitan” atau mengawali panen, sebagai bentuk syukur atas karunia Tuhan.

Imbuhnya, Beliau menyoroti kekayaan budaya Indonesia, khususnya adat bersyukur saat tanaman menghasilkan panen yang baik.

Bupati dan Wakil Bupati memiliki target besar menjadikan Bojonegoro sebagai produsen pertanian nomor dua di Jawa Timur tahun depan. Saat ini, Bojonegoro berada di posisi ketiga, di bawah Lamongan (nomor 1) dan Ngawi (nomor 2).

Baca Juga:  Sopir Ngantuk, Daihatsu Xenia Nyungsep ke Luar Tol

“Tahun depan punya target nomor dua di Jawa Timur, mari bersama-sama kita usahakan,” pintanya.

Setyo Wahono lelaki yang awal sebelum menjadi Bupati yang juga pernah mendampingi petani lewat lembaga Ademos tersebut juga menanggapi beberapa permasalahan yang kerap dihadapi petani, seperti masalah pupuk dan ketersediaan alat kombi.

Beliau juga menyarankan agar kelompok tani dapat mengajukan proposal ke Dinas Pertanian untuk mendapatkan bantuan kerjasama terkait masalah kombi.

“Pertanian menjadi skala prioritas bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Targetnya adalah menjadikan Bojonegoro sebagai lumbung padi dengan hasil panen yang maksimal,Jika ada kendala, Pemerintah Kabupaten hadir dan siap menjadi solusi,” tegas Bupati.

Baca Juga:  Menyambung Lidah Rakyat: Sigit Kushariyanto Kawal Isu Abrasi hingga Kesehatan Lansia di Reses Bojonegoro

Tambahnya, Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan semangat gotong royong masyarakat, diharapkan hasil pertanian akan terus meningkat, membawa kesejahteraan yang lebih besar bagi para petani dan seluruh masyarakat Bojonegoro.

“Panen raya ini bukan hanya sekedar perayaan, melainkan juga simbol harapan akan masa depan pertanian yang lebih makmur,” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan wiwit masal dan panen raya oleh Bupati Bojonegoro beserta Wakil Bupati.

Acara ini selain dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Kades Se kecamatan Sukosewu, OPD dan SKPD yang terkait, Forpimcam kecamatan Sukosewu, kelompok tani dan Gapoktan Se kecamatan Sukosewu, serta perwakilan dari berbagai perusahaan obat-obatan pertanian juga turut hadir dalam acara tersebut.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Waduk Pacal dan Embung Tersier Pacal Dangkal, Bojonegoro Desak BBWS Turun Tangan
Mediasi Sempat Alot, Akhirnya 10 Eks Karyawan PT BAI Bojonegoro Sepakat Damai
Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim
Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda
Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi
Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik
Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri
Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB