Raup Cuan dari Identitas Orang Lain, Toko Online Fiktif Dibongkar Polda Jatim

- Admin

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Subdirektorat Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan data pribadi yang digunakan untuk membuat akun fiktif di platform e-commerce. Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari masyarakat yang masuk pada 28 April 2025.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa tersangka dalam kasus ini diduga memanipulasi data elektronik secara ilegal, termasuk mengubah, menciptakan, hingga menghapus informasi atau dokumen elektronik tanpa izin dengan tujuan agar data tersebut terlihat otentik.

“Tersangka telah memanipulasi dan menggunakan data pribadi milik orang lain secara melawan hukum,” ujarnya Senin (23/6/2025).

Baca Juga:  Bus Hino Ladju Kecelakaan, Satu Korban Tewas

Dalam penyelidikan, diketahui bahwa tersangka berinisial BD, warga Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, bekerja sama dengan seorang rekannya berinisial K.

“Keduanya menyebarkan informasi palsu ke masyarakat sekitar bahwa untuk mendapatkan (makan bermigrasi gratis) warga harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP),” singkatnya.

Warga yang tertarik kemudian diminta menyerahkan KTP, Kartu Keluarga (KK), serta swafoto (selfie) dengan identitas. Data-data inilah yang kemudian digunakan oleh BD untuk membuat 130 akun toko online secara ilegal di platform Shopee Affiliate tanpa sepengetahuan maupun izin pemilik data.

Jules Abraham Abast menambahkan, dalam menjalankan aksinya BD membuat toko online bernama Kayla Shop sejak Desember 2024. Untuk mengelola toko tersebut, ia mempekerjakan tujuh orang admin berinisial AR, DL, PH, PDL, SS, dan DD.

Baca Juga:  Pura-pura Beli Hp di Counter, Seorang Remaja di Sampang Ini Ternyata Nyolong hingga Tertangkap Polisi

“Mereka bertugas melakukan live streaming untuk mempromosikan produk-produk yang dijual melalui akun-akun palsu tersebut, ” jelasnya.

” Dari penjualan yang berhasil melalui sistem afiliasi Shopee, BD memperoleh keuntungan sebesar 5% hingga 25%, yang kemudian disimpan ke dalam rekening pribadi atas namanya, ” pungkasnya.

Dari kejadian tersebut polisi berhasil menyita Barang Bukti antara lain, 15 unit handphone merek Oppo, 82 unit handphone khusus digunakan untuk live streaming, 129 akun Shopee Affiliate palsu, 129 foto NPWP elektronik milik orang lain, 292 foto KTP milik orang lain, 2 monitor merek Lenovo, 2 PC rakitan berwarna putih, 2 unit keyboard komputer, 1 akun Dana dan beberapa rekening Bank atas nama orang lain tanpa izin.

Baca Juga:  Polres Sampang Buru Pelaku Penganiayaan Berujung Kematian di Desa Lar Lar Banyuates

Atas perbuatanya Tersangka dijerat Pasal 51 UU ITE (yang telah diubah dengan UU No. 1 Tahun 2024)
Pasal 67 ayat (3) juncto Pasal 65 ayat (3) UU RI No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun dan atau denda hingga Rp 12 miliar rupiah.

Penulis : Muji

Editor : Putri

Berita Terkait

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penyelundupan Gading Gajah Bermodus Jemaah Umrah
Dituduh Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto Angkat Bicara
Pengadilan Tipikor Jatim Bakal Periksa Terdakwa Kasus Korupsi BSPS Sumenep Pekan Depan
Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Percobaan Pembunuhan dan Kekerasan Pada Istri Siri
Polres Pamekasan Ringkus 5 Pelaku Curanmor
Demi Menyambung Hidup, Warga Blora Curi Rel Kereta Api di Bojonegoro
Polsek Warun Pamekasan Ringkus Pelaku Pencurian Tabung Gas dan BBM
Peras Kepala Dispendik Jatim, Dua Anggota Ormas Diamankan Polda Jatim

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:45 WIB

Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:16 WIB

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025

Senin, 22 Juni 2026 - 21:51 WIB

Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen

Berita Terbaru