Masih Bandel Jualan, PKL di Alun-Alun Trunojoyo Sampang Diobrak Satpol PP

- Admin

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Langkah tegas dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Alun-alun Trunojoyo karena nekat berjualan di area terlarang.

Barang-barang mereka pun diangkut oleh petugas sebagai bagian dari tindakan penegakan peraturan, pada Selasa, (08/04/2025) malam.

Kepala Bidang (Kabid) Trantibum Satpol PP Sampang, Suaidi Asikin mengatakan pihaknya sudah berkali-kali melakukan himbauan dan peringatan kepada PKL agar tidak berjualan di zona terlarang.

“Kita dari dulu sudah gunakan sistem kemanusiaan, ditertibkan nangis-nangis kita lepas. Sekarang zona yang dilarang Perbup kita tertibkan, itu saja,” kata Suaidi, kepada kontributor suarabangsa.co.id, ditengah penertiban PKL.

Baca Juga:  Polres Sumenep Bentuk Tim Jokotole Sebagai Garda Pertama Cegah Corona

Menurut dia, keberadaan lapak PKL berdiri di atas fasilitas umum, berupa trotoar jalan. Sehingga mengganggu aktivitas sekitar.

Selain itu, kata Suaidi, setelah berjualan mereka juga meninggalkan lapaknya begitu saja. Kondisi itu membuat kesan kumuh.

“Tidak boleh berjualan di sisi utara, selatan dan juga didalam alun-alun. Silahkan berjualan di sisi timur dan barat, tetapi ada batas waktu,” tegas Suaidi.

Dijelaskannya, mereka mestinya harus bisa menertibkan dirinya sendiri sehingga keberadaanya tidak melanggar aturan. Yakni dengan membersihkan tenda dan lapak sehabis berjualan.

Baca Juga:  Cerita Warga Sampang Saat Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19

Namun, meski berkali-kali diberikan peringatan ternyata tidak ada perubahan perilaku dari para PKL di kawasan alun-alun. Mereka tetap saja meninggalkan lapak dan tendanya di lokasi jualan selama 24 jam penuh.

“Ini bandel, mereka sulit dibilangi terpaksa kita ambil. Kondisi seperti itu tentu mengganggu lalu lintas, makanya kalau masih ditemukan lapak dan tenda PKL kita tertibkan,” ucapnya.

Langkah tegas harus diambil Satpol PP agar tidak terkesan melakukan pembiaran. Dia mengapresiasi PKL yang taat aturan. Tetapi bagi yang bandel langsung ditindak tegas.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Pengunjung Objek Wisata Pantai Camplong Sampang Menurun Drastis

“Memang ada sebagian yang sudah taat, tapi ada sebagian yang tidak taat aturan. Malam ini mereka ditertibkan, kalau tidak nanti akan ada anggapan pembiaran PKL di sini,” pungkasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal
Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru