Sumenep Raih Skor SPI Tertinggi di Jatim, Bupati Fauzi Dinilai Berhasil Menata Birokrasi

- Admin

Rabu, 19 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id –
Kabupaten Sumenep berada di urutan pertama Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) di Jawa Timur.

Hasil SPI untuk Kabupaten Sumenep tahun 2024 mencapai angka 77,58.

Dengan adanya penilaian SPI, Pemerintah Kabupaten Sumenep dinilai berhasil menata birokrasi yang bebas dan bersih dari korupsi.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas pencapaian ini.

Ia menyebutkan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari komitmen kuat pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip transparansi dan pengendalian yang ketat terhadap pengaruh negatif dalam pengambilan keputusan publik.

Fauzi menyatakan, pencapaian ini tidak lepas dari upaya Pemkab Sumenep untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan proses yang diambil sesuai regulasi yang ada.

Baca Juga:  Polres Sumenep Mulai Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Penipuan CPNS

Bupati Fauzi juga menekankan pentingnya dimensi Trading in Influence, yang menjadi faktor penting dalam penilaian SPI. Di Kabupaten Sumenep, dimensi ini mendapat perhatian khusus.

Pemkab menerapkan sistem pengendalian internal yang ketat dan memiliki mekanisme pelaporan yang efektif. Tujuannya untuk mengurangi praktik penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan masyarakat dan merusak integritas pemerintah.

Fauzi berharap seluruh stakeholder di Sumenep, terutama kalangan birokrasi, tidak cepat merasa puas dengan capaian ini. Ia menyatakan bahwa prestasi ini harus dijaga dan ditingkatkan.

Baca Juga:  Oleng ke Bahu Jalan, PNS asal Pragaan Tewas di TKP

Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus memperbaiki dan memperkuat aspek tata kelola pemerintahan. Ini mencakup pengelolaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Ke depan, Bupati Fauzi berharap pelayanan publik semakin efektif, efisien, dan bebas dari korupsi. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun birokrasi yang bersih dari praktik korupsi.

Untuk itu, berbagai aspek dalam pemerintahan akan terus diperbaiki demi tercapainya tata kelola yang baik. Bupati Fauzi juga berharap semua pihak mendukung upaya ini.

Sebagai informasi, Kabupaten Sumenep memperoleh nilai tinggi pada tujuh dimensi SPI. Di antaranya, nilai Integritas dalam Pelaksanaan Tugas adalah 75,73, Pengelolaan Anggaran 72,43, Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa 71,55, Pengelolaan Sumber Daya Manusia 71,27, dan Perdagangan Pengaruh 82,23. Selain itu, nilai Sosialisasi Antikorupsi adalah 76,92 dan Transparansi 87,81.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Launching Besti Berdering

Pencapaian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Sumenep telah berhasil menjalankan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Semoga prestasi ini terus bertahan dan berkembang, menciptakan lingkungan yang bebas dari korupsi.

Keberhasilan ini tentunya menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Penulis : Kris

Editor : Putri

Berita Terkait

Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo
Wakil Bupati Bojonegoro: Kurangi Pengangguran, Semua Pelatihan OPD Wajib Rekrut Peserta dari Pemegang Kartu AK-1
Gerakkan Ekonomi Lokal, Bupati Bojonegoro Kick-Off Pasar Murah di Tanjungharjo, Ada Beras Murah hingga Telur KPM Gayatri
Bukan Sekadar Bantuan, Bupati Bojonegoro Sebut Keberhasilan Penuntasan Kemiskinan Adalah Perubahan Mindset dan Naik Kelas Ekonomi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru