Bupati Sumenep Perhatikan Kesejahteraan Pekerja Rentan dan Risiko Tinggi

- Admin

Jumat, 6 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memliki atensi untuk semua pekerja yang memiliki kerentanan dan risiko tinggi.

Bupati memastikan semua pekerja yang memiliki kerentanan dan resiko tinggi bisa tercover BPJS Ketenagakerjaan.

Adapun pekerja yang memiliki kerentanan dan risiko tinggi diantaranya nelayan, supir, petani, tukang ojek, tukang becak, tukang bangunan, guru ngaji, dan ART.

“Program itu untuk menjamin kesejahteraan pekerja rentan, karena pekerja mereka berisiko tinggi sehingga menjadi atensi pemkab Sumenep,” ujarnya, Jum’at (06/09/2024).

Dari data yang terhimpun, total sudah ada ribuan pekerja rentan yang telah didaftarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep pada Program BPJS Ketenagakerjaan, berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh Bupati Fauzi.

Baca Juga:  Tahun 2021, Pemkab Pamekasan Fokus Pulihkan Sektor Prekonomian

Adapun rinciannya ialah sebagai berikut, nelayan 1.780 orang, petani 2.274 orang. Kemudian, tukang becak, tukang ojek, tukang bangunan dan ART total 1.984 orang dengan besaran premi yang dibayar setiap bulannya sebesar Rp 16.800.

Ia menambahkan, jika kemudian hari pekerja rentan yang sudah tercover BPJS Ketenagakerjaan itu mengalami kecelakaan kerja sampai meninggal dunia, maka akan menerima santunan JKM.

“Apabila pekerja rentan tersebut mengalami kecelakaan kerjaan dan sampai meninggal dunia, maka akan mendapatkan santunan JKM Rp 42 juta,” tambahnya.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Mendapat Penghargaan dari Kemenkes RI, Bupati Fauzi Harapkan Masyarakat Tetap Jaga Kesehatan

Fauzi menjelaskan, pemberian BPJS Ketenagakerjaan kepada nelayan sudah sesuai dengan amanat Undang Undang No 7 Tahun 2016 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam.

Salah satu nelayan dari Kecamatan Talango Asdiro, mengaku bergembira atas komitmen Bupati Fauzi yang menjamin pekerja rentan melalui keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, hal itu memberinya ketenangan sebagai pekerja rentan saat bekerja di lautan.

“Memang rentan sekali pekerjaan kami, namun dengan program itu akan lebih meringankan beban kami sebagai nelayan,” akunya.

Baca Juga:  Pesta Sabu, Tiga warga Ganding Ini Kepergok Petugas

Atas perhatian orang nomor satu di Sumenep itu, dirinya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Fauzi yang sudah menaruh kepedulian kepada masyarakat, termasuk para nelayan.

“Saya melihat Pak Fauzi sangat peduli kepada masyarakat. Bagi saya, pantas dilanjutkan karena mayoritas program-program yang dicanangkan berpihak terhadap masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Arifin

Editor : Putri

Berita Terkait

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama
Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi
Resmi Dibuka, Pameran ALLPACK Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Lewat Inovasi Kemasan

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru