Dampak Kegaduhan Pagar Laut dan Isu LPG, Omset UMKM di Bojonegoro Menurun

- Admin

Jumat, 7 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Kurang lebih dua minggu ini pelaku-pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bojonegoro merasakan dampaknya isu- isu Nasional, dari Isu-isu pagar laut, isu LPG melon, hal tersebut berdampak di perekonomian di sektor UMKM makan dan minum di Bojonegoro sepi pengunjung.

Menurunnya daya beli masyarakat, apalagi ditambah petani belum panen raya.

Hal tersebut di rasakan oleh salah satu Warung Mie Ayam Cekli yang menempati dilahan Pungpungan Corner. Jumat 7/2/2025, Bojonegoro Provinsi Jawa timur.

Siswanto selaku Karyawan Mie Ayam Cekli merasakan sepi pengunjung dan menurunya daya beli masyarakat, dia menceritakan kurang lebih sudah dua minggu ini Warung Mie ayam yang ditempati bekerja, Pembeli dirasa menurun sejak dari Isu pagar laut dan isu LPG Melon.

Baca Juga:  Dibalik Formalitas 419 BUMDes Bojonegoro, Dana Hibah Rawan Menguap, APH Dinilai 'Tumpul' Terbentur Aturan

“Biasanya sih rame saat belum isu pagar laut dan LPG melon, apalagi para petani juga belum panen, yaa masih ada yang beli tapi tidak seramai biasanya,” jelasnya.

Imbuhnya, Siswanto yang biasa masak (red:koki) mie ayam mau pun nasi goreng di Cekli tersebut mengatakan, Kalau Indonesia Gaduh Warung ikut sepi daya beli Masyarakat ikut menurun.

“Apa duit APBD atau APBN tidak cair tah, kok Indonesia Gaduh, mesti kalau Indonesia Gaduh daya beli menurun, tak ingat betul itu,” terangnya.

Baca Juga:  Demi Menyambung Hidup, Warga Blora Curi Rel Kereta Api di Bojonegoro

Hal yang sama disampaikan Owner Cekli Sutiyono, memang dua minggu ini sepi pembeli, padahal harga-harga di pasar sebagian ada kenaikan, tapi daya beli menurun.

“Harga nasi goreng tetap, mie ayam tetap, meskipun Gas LPG melon Gaduh, dan sembako juga ada kenaikan, yaa disyukuri saja, ternyata yang sepi pembeli tidak saya saja, semua merasakan kok mas,” terangnya.

Imbuh nya, Semoga Pemerintah Daerah Bojonegoro segera menemukan solusi untuk membuat Daya beli Masyarakat Naik, UMKM dibidang makan minum bisa berkembang dan tidak terdampak dengan isu-isu Nasional maupun isu lokal.

Baca Juga:  Polemik Pupuk Subsidi, Puluhan Aktivis Formasa Datangi Dinas Pertanian Sampang

“Yaa dua minggu ini sangat sepi tidak seperti biasa nya, yaa semoga UMKM makan dan minum di Bojonegoro ada bantuan dari pemerintah Daerah, dan bisa membantu daya beli naik lagi,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

VinFast Dorong Konsumen Tak Khawatir Beralih ke Mobil Listrik
GIIAS Surabaya 2026 Perluas Area Pameran, Hadirkan 37 Merek Kendaraan
Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro
VinFast Perluas Layanan Purnajual, Jaringan Servis Tembus 100 Outlet
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa
Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun
Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar
Jaga Stabilitas Harga Tembakau, Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep Ajak PR Lokal Maksimalkan Penyerapan Tembakau Petani

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru