Karyawan PT Sata Tec Geruduk Gedung DPRD Bojonegoro

- Admin

Rabu, 5 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Polemik pendirian Pt Sata tec yang dipersoalkan oleh lingkungan, pasca di sidak oleh Wakil Ketua Dewan dan Beberapa Komisi serta pihak Eksekutif, Hari ini Selasa (4/2/2025).

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro lakukan Hearing bersama terkait persoalan Pt Sata tec yang dipersoalkan oleh Warga Desa Sukowati, dari lingkungan terdampak mau pun warga yang tidak terdampak di Desa Sukowati kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Informasi Awak media Suara bangsa terima ada Hearing dengan DPRD,Eksekutif, Pt Sata tec,serta warga, serta pihak tokoh masyarakat Desa Sukowati, dari pantauan awak media puluhan Karyawan PT Sata tec juga memenuhi loby DPRD mengawal menejemennya.

Dari ruang paripurna suasana sedikit agak tegang, Kajian dan temuan dari Beberapa Instansi yang terkait dan dinas terkait yang menangani persoalan tersebut semua menyudutkan PT Sata Tec, Dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pendidikan, Satpol PP dan trantibbums, sampai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bojonegoro juga menyikapi terkait kekurangan Ijin yang selama ini masih berproses.

Dalam pantauan Awak media Suara bangsa, semua lembaga dan warga Desa Sukowati berharap Pt Sata tec untuk merubah dan evaluasi serta menjaga polusi bagaimana pabrik yang rencana nya menjadi pemrosesan tembakau serta pengeringan tersebut, agar tidak menimbulkan bau ke warga, serta dilingkungan Sekolahan yang dekat dengan pabrik tersebut.

Baca Juga:  Hadiri Wisuda Sarjana Stikes Rajekwesi, Anna Mu'awanah Bertemu Bupati Bojonegoro ke 37

Dan dari pihak PT Sata tec yang di wakili oleh menejemen serta para legal nya, selama ini pihak perusahaan telah lakukan evaluasi dan komunikasi dengan warga terdampak mau pun warga lingkungan sekolah, dari lingkungan sekolah pun sudah dibantu dari pemasangan Air conditioner (AC) mau pun pemasangan kipas angin demi win win solusi meskipun pihak sekolahan tidak meminta, untuk mengurangi bau yang diangap menyengat oleh warga mau pun pihak sekolahan, perusahaan yang berdiri di bulan April tersebut telah lakukan trayel mesin broiler disekitar bulan November, dari situlah muncul persoalan tersebut.

“Kami telah lakukan evaluasi evaluasi yang dikeluhkan oleh warga mau pun pihak sekolah, dari pengujian emisi untuk baku mutu karena diakibatkan lembab, serta kita melengkapi kekurangan-kekurangan untuk perijinan, yang kita kebut untuk secepatnya bulan ini adalah UKL-UPL, dan bila ada keluhan dengan warga kami selalu koperatif, dan rata-rata hampir semua pekerja di perusahaan kami adalah warga Sukowati,” ungkap Nur Hidayat yang didampingi oleh paralegal perusahaan.

Baca Juga:  Kapolres Bojonegoro Terima Kunjungan Bawaslu

Amik Rohadi selaku kepala Desa Sukowati kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, sangat tidak tahu kalau misalnya pihak perusahaan tidak datang ke Balai desa minta surat IMB, karena sebelumnya perusahaan (Red:Gudang) yang luas nya kurang lebih dua hektar tersebut juga sudah sebagai gudang.

Imbuhnya dikira oleh Kepala Desa adalah akan digunakan sebagai pabrik sepatu, bukan pabrik pengeringan atau pemrosesan tembakau, dan lelaki yang akrab dipangil pak Amik tersebut hanya meminta dan menitipkan kepada perusahaan agar karyawan nya harus diambilkan dari desa Sukowati, kalau tidak warga Sukowati kepala Desa siap menjadi pengerak aksi demo.

“Saya tidak tahu kalau pihak perusahaan tidak datang ke balai desa untuk ngurus IMB, dan meskipun saat ini kami menerima fitnah, pak kades sudah dapat beginilah begitulah demi allah hal itu tidak benar, kalau saya meminta ke perusahaan menitipkan warga kami untuk sebagai pekerja nya itu benar, sebab kalau yang bekerja bukan warga Sukowati kami siap memimpin demo didepan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wow, Anggaran Pengadaan Mesin Pompa Air di Dinas Pertanian Sampang Tembus 117 Juta

Hal tersebut juga disampaikan oleh Wakil ketua Dewan Mitro’atin apa yang disampaikan oleh pihak pihak terkait untuk segera dilakukan oleh perusahaan Pt Sata tec, agar mentaati Standard Operating Procedure, (SOP),Pt sata tec segera memenuhi kekurangan-kekurangan admitrasi, soal hasil rapat (Berita acara) rekomendasi akan dirapatkan dulu dengan pimpinan yang lainnya.

“Tolong Pt Sata tec untuk memenuhi SOP nya,apa yang disampaikan oleh dinas terkait, serta dari teman-teman komisi untuk segera dipenuhi, seperti tadi yang disampaikan oleh pak Takim pekerja tetap diperlakukan pekerja jangan ada pemecatan, sambil berhenti sejenak dan sambil melengkapi admitrasinya,” pesan Wanita yang akrab dipangil Bunda Mitro’atin tersebut.

Hal yang sama secara terpisah disampaikan oleh Kepala Satuan polisi Pamong Praja dan trantibbums, Anang arif mengatakan kemarin sempat tutup dan kini buka kembali, dan pihak satpol pp akan melihat lagi sejauh mana dan kalau belum terpenuhi perijinannya, pihak satpol pp akan melakukan penindakan secara tegas.

“Kemarin berhenti, tapi sekarang beroperasi lagi, kita akan lihat sejauh mana, kalau memang nanti belum lengkap perijinan nya kita akan tindak tegas,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Berita Terbaru