Diskusi Merajut Benang Kusut Disalah Artikan, Ini Kata Panita

- Admin

Senin, 1 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Setelah menggelar Diskusi dengan tema “Merajut Benang yang Kusut” pada Minggu 23 Juni 2024 pagi disalah satu Hotel yang ada di Pamekasan, Madura, muncul dan beredar foto mim yang mencibir H. Haerul Umam, atau yang biasa disapa H. Her.

Owner Bawang Mas Grup tersebut dinilai sebagai orang kaya baru, yang terlalu berlebihan dalam peranannya untuk menyatukan Ulama’ Pamekasan, menjelang Pilkada Pamekasan pada November 2024.

Dengan adanya foto mim yang beredar, Ach. Adi Fathorrahman Sekretaris Panitia Pelaksana Diskusi, didampingi Aziz Wakil Ketua Panitia angkat bicara.

Baca Juga:  Duet Ideal, Pasangan Do'A Didukung Sejumlah Kiai dan 14 PAC PPP Sumenep

Menurut Adi, H. Her adalah seorang Santri, ketika dia sampai rela mengeluarkan uangnya, tidak lain hanyalah ingin melihat para Ulama’ bisa bersama dan bersatu di Pencalonan Bupati.

Diadakannya Diskusi itu karena hingga saat ini, belum ada Tokoh yang terang-terangan menyampaikan niatnya untuk bersatu dengan Para Ulama’.

“Saya kira tidak ada salahnya, ketika H. Her mengharapkan Guru-Gurunya bersatu dalam kekompakan dan kebersamaan di momen Pilkada 2024,” ucap Adi.

Adi juga mengatakan bahwa memang benar bukan H. Her saja orang kaya yang ada di Kabupaten Pamekasan ini, akan tetapi dialah orang yang telah mencurahkan tenaga dan pikirannya bahkan hartanya, demi untuk melihat kondisi Pamekasan yang lebih baik.

Baca Juga:  Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Semeru 2021, Kapolda Jatim Tekankan Anggotanya Jaga Sinergitas

“Bahkan dia (H. Her) dengan terang-terangan menyatakannya dengan berani di depan publik,” ujarnya.

Namun sungguh sangat disayangkan, pernyataan H. Her tersebut disalah artikan oleh beberapa pihak.

“Sungguh terlalu, jika niat mulia dan pengorbanan yang sangat besar tidak mendapatkan respon positif dari beberapa pihak,” tukas Adi.

“Seharusnya kita lebih bijak dalam menilai dan memahami keinginan H. Her tersebut,” imbuhnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru